Prasetyo berharap, kesepakatan tarif impor dapat dirampungkan pada tahap penyusunan legal drafting tersebut. Dia memastikan, pemerintah Indonesia terus mengupayakan negosiasi agar perjanjian yang dihasilkan memberikan manfaat maksimal bagi kepentingan nasional.
"Kita harapkan di dalam penyusunan legal drafting kesepakatan tersebut sudah bisa dituangkan dan harapannya di akhir bulan sudah bisa kita tandatangani," kata dia.
Prasetyo menyebut rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke AS untuk menandatangani perjanjian tersebut masih bergantung pada hasil perundingan yang berlangsung pada pertengahan Januari ini.
"Tergantung nanti hasil dari 12 sampai 19 Januari," kata dia.
(NIA DEVIYANA)