AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Jelang Larangan Mudik, Bandara Halim Sepi Penumpang

ECONOMICS
Jonathan Simanjuntak/MPI
Rabu, 05 Mei 2021 13:03 WIB
Menurut pantauan jurnalis MNC Portal di lokasi pada pukul 11.05 WIB belum terlihat adanya kepadatan penumpang
Jelang Larangan Mudik, Bandara Halim Sepi Penumpang (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Sehari sebelum larangan mudik dimulai, Bandara Halim Perdana terpantau sepi. Tidak ada kerumunan penumpang yang terlihat. 

Menurut pantauan jurnalis MNC Portal di lokasi pada pukul 11.05 WIB belum terlihat adanya kepadatan penumpang. Hal ini berbeda dari pantauan sebelumnya pada hari Minggu (02/05/2021) yang terlihat lebih ramai. 

Tidak terlihat antrian panjang pada pintu keberangkatan maupun kedatangan. Sementara pada antrian loket verifikasi juga hanya terpantau sejumlah orang. 

Mobilitas turunnya penumpang pada area drop off juga terpantau lenggang. Meskipun sepi, para penumpang yang datang kebanyakan mendorong setidaknya satu buah koper. 

Sementara para penumpang tetap terlihat menggunakan masker pada area ruang tunggu. Tidak ada kerumunan atau jumlah berlebih pada area ruang tunggu. Mereka terlihat mematuhi aturan tempat duduk berjarak satu kursi. 

Sebelumnya aturan mengenai larangan mudik tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021. 

Satgas Covid-19 kemudian menerbitkan addendum yang mengatur mengenai penambahan aturan perjalanan sebelum dan sesudah Lebaran. Hal ini untuk mencegah penularan virus corona yang menyebar akibat mobilitas masyarakat yang meningkat saat Lebaran. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD