AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Jokowi Sebut RI Siap Gelar MotoGP dan Formula E

ECONOMICS
Dita Angga/Sindo
Kamis, 15 April 2021 13:00 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan penyelenggaraan pameran otomotif dapat meningkatkan reputasi Indonesia.
Jokowi Sebut RI Siap Gelar MotoGP dan Formula E (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan penyelenggaraan pameran otomotif dapat meningkatkan reputasi Indonesia. Hal ini disampaikannya saat membuka Pameran Otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid Tahun 2021.

“Melalui penyelenggaraan pameran ini reputasi Indonesia di dunia otomotif bisa ditingkatkan,” katanya, Kamis (15/4/2021).

Selain meningkatkan reputasi Indonesia, pameran ini juga menunjukkan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah balap otomotif berskala internasional. Seperti MotoGP dan Formula E.

“Sekaligus menunjukkan kesiapan kita untuk menjadi tuan rumah penyelenggara event otomotif berskala internasional, termasuk kesiapan kita untuk menggelar MotoGP di Mandalika, Formula E di Jakarta, dan event-event internasional lainnya,” ujarnya.

Dia mengingatkan agar kondisi industri otomotif yang mulai bergeliat tidak terganggu dengan pandemi covid. Dia pun mengingatkan agar selalu menjaga angka covid-19 Indonesia saat ini. Pasalnya banyak negara saat ini yang kasusnya meloncat tinggi.

“Dalam tiga minggu ini kita berada di angka yang baik menurut saya, 6.000, 4.000, 3.000 naik turun berada di angka itu. Ini yang harus kita jaga dan terus kita tekan agar terus berkurang. Angka kesembuhan kita juga sudah mencapai di atas 90%, 90,5%. Jauh di atas rata-rata dunia jauh juga di atas rata-rata Asia. Ini juga harus dijaga,” pungkasnya. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD