AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/10/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
518.56
-0.09%
-0.46
IHSG
6656.00
-0.04%
-2.77
LQ45
975.16
-0.13%
-1.28
HSI
26136.02
1.35%
+348.81
N225
29255.55
0.14%
+40.03
NYSE
16988.16
0.75%
+126.16
Kurs
HKD/IDR 1,808
USD/IDR 14,075
Emas
805,176 / gram

Jokowi Sebut RI Siap Gelar MotoGP dan Formula E

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Kamis, 15 April 2021 13:00 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan penyelenggaraan pameran otomotif dapat meningkatkan reputasi Indonesia.
Jokowi Sebut RI Siap Gelar MotoGP dan Formula E (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan penyelenggaraan pameran otomotif dapat meningkatkan reputasi Indonesia. Hal ini disampaikannya saat membuka Pameran Otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid Tahun 2021.

“Melalui penyelenggaraan pameran ini reputasi Indonesia di dunia otomotif bisa ditingkatkan,” katanya, Kamis (15/4/2021).

Selain meningkatkan reputasi Indonesia, pameran ini juga menunjukkan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah balap otomotif berskala internasional. Seperti MotoGP dan Formula E.

“Sekaligus menunjukkan kesiapan kita untuk menjadi tuan rumah penyelenggara event otomotif berskala internasional, termasuk kesiapan kita untuk menggelar MotoGP di Mandalika, Formula E di Jakarta, dan event-event internasional lainnya,” ujarnya.

Dia mengingatkan agar kondisi industri otomotif yang mulai bergeliat tidak terganggu dengan pandemi covid. Dia pun mengingatkan agar selalu menjaga angka covid-19 Indonesia saat ini. Pasalnya banyak negara saat ini yang kasusnya meloncat tinggi.

“Dalam tiga minggu ini kita berada di angka yang baik menurut saya, 6.000, 4.000, 3.000 naik turun berada di angka itu. Ini yang harus kita jaga dan terus kita tekan agar terus berkurang. Angka kesembuhan kita juga sudah mencapai di atas 90%, 90,5%. Jauh di atas rata-rata dunia jauh juga di atas rata-rata Asia. Ini juga harus dijaga,” pungkasnya. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD