Sarman menilai lonjakan konsumsi rumah tangga selama periode Lebaran yang diperkirakan meningkat sekitar 10–15 persen dapat menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I-2026 yang ditargetkan berada di kisaran 5,4–5,5 persen.
“Dengan rangkaian momentum sejak awal tahun seperti libur Natal dan Tahun Baru, Imlek, hingga Lebaran, kami optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal I dapat mencapai target,” ujar Sarman.
Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat, terutama terkait stabilitas pasokan energi seperti BBM dan gas, di tengah dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi rantai pasok energi.
(Shifa Nurhaliza Putri)