AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
0.00
-100%
-17259.00
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

Kasus Covid-19 di Eropa Menggila, ECDC Sarankan Vaksin Booster Bagi Warganya

ECONOMICS
Muhammad Sukardi
Kamis, 25 November 2021 15:42 WIB
Ammon menyarankan agar negara-negara Eropa dengan tingkat vaksinasi rendah untuk mempercepat penyuntikan untuk menurunkan risiko lonjakan kasus Covid-19
Kasus Covid-19 di Eropa Menggila, ECDC Sarankan Vaksin Booster Bagi Warganya (FOTO:MNC Media)
Kasus Covid-19 di Eropa Menggila, ECDC Sarankan Vaksin Booster Bagi Warganya (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Saat ini, Eropa menjadi negara dengan kasus baru Covid-19 terbanyak di dunia.

Negara-negara Eropa bahkan kini ditetapkan sebagai pusat pandemi yang akhirnya mendorong pemberlakukan lockdown lagi. 

Negara-negara dengan kasus baru Covid-19 super tinggi adalah Slovakia, Republik Ceko, Belanda, dan Hongaria. Selain Eropa, Amerika Serikat pun mengalami kondisi yang tak jauh berbeda. Negara 'Paman Sam' itu melaporkan 23 persen kenaikan kasus baru Covid-19. 

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Eropa (ECDC) dan Badan Kesehatan Masyarakat Uni Eropa pun merekomendasikan pelaksanaan vaksinasi booster untuk semua orang dewasa, dengan kelompok prioritas usia 40 tahun ke atas. Sebelumnya, target booster diberikan untuk lansia dan orang dengan sistem imunitas rendah. 

"Bukti dari Israel dan Inggris menjelaskan bahwa vaksin booster mampu secara signifikan  meningkatkan perlindungan terhadap infeksi dan penyakit parah di semua kelompok umur dalam jangka pendek," terang laporan ECDC dikutip MNC Portal dari Reuters, Kamis (25/11/2021). 

Beberapa negara Uni Eropa sejatinya sudah melakukan penyuntikan vaksin booster ke masyarakatnya tetapi menggunakan kriteria yang berbeda, mulai dari kelompok prioritas hingga waktu interval vaksin boosternya. 

Kepala ECDC, Andrea Ammon, mengatakan bahwa vaksin booster memberikan efek perlindungan terhadap infeksi yang disebabkan oleh berkurangnya kekebalan. 

Vaksin dosis ketiga juga mengurangi penularan dalam populasi dan mencegah rawat inap, serta kematian. 

Ammon menyarankan agar negara-negara Eropa dengan tingkat vaksinasi rendah untuk mempercepat penyuntikan untuk menurunkan risiko lonjakan kasus Covid-19 yang semakin parah. 

Di sisi lain, Kepala Badan Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menegaskan Eropa sebagai pusat pandemi dan memperingatkan adanya rasa aman yang palsu yang ditawarkan vaksin Covid-19. 

Swedia sendiri akan mulai melakukan vaksinasi booster secara bertahap untuk semua orang dewasa dalam waktu dekat. Sebelumnya, pemerintah sudah menawarkan booster vaksin mRNA pada orang berusia 65 tahun dengan tujuan memperluas suntikan ke kelompok lain.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD