AALI
8050
ABBA
222
ABDA
0
ABMM
805
ACES
1340
ACST
222
ACST-R
0
ADES
1825
ADHI
865
ADMF
8100
ADMG
154
ADRO
1290
AGAR
404
AGII
1190
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
300
AHAP
65
AIMS
374
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3130
AKSI
476
ALDO
735
ALKA
234
ALMI
242
ALTO
374
Market Watch
Last updated : 2021/06/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
462.88
0.99%
+4.52
IHSG
6087.84
1.53%
+91.59
LQ45
868.47
1.11%
+9.54
HSI
28309.76
-0.63%
-179.24
N225
28884.13
3.12%
+873.20
NYSE
16411.98
1.66%
+268.03
Kurs
HKD/IDR 1,852
USD/IDR 14,400
Emas
823,703 / gram

Kasus Pungli Preman Sudah Berlangsung Lama, DPR: Citra Tanjung Priok Harus Diubah

ECONOMICS
Kiswondari/Sindo
Jum'at, 11 Juni 2021 16:13 WIB
Kasus pungutan liar yang dilakukan preman memang sudah menjadi persoalan utama di dermaga Tanjung Priok.
Kasus pungutan liar yang dilakukan preman memang sudah menjadi persoalan utama di dermaga Tanjung Priok. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit untuk menindak para preman yang melakukan pungli di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JITC), hal ini disampaikannya saat melakukan kunjungan ke Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (10/6) kemarin dan mendapatkan keluhan dari para sopir kontainer.

Menanggapi hal itu, Anggota DPR asal Tanjung Priok Ahmad Sahroni mendukung sikap presiden. Menurutnya, kasus pungutan liar yang dilakukan preman memang sudah menjadi persoalan utama di dermaga dan harus segera dibasmi oleh Polri, mengingat hal ini tentunya bisa mengganggu lalu lintas perekonomian.

"Kami sebagai warga Tanjung Priok tentunya sangat senang dan mendukung arahan presiden tersebut. Memang kalau terkait preman itu bukanlah persoalan yang baru, dan tentunya keberadaan mereka  sudah sangat menganggu, karena menyebabkan tingginya pungutan liar," kata Sahroni kepada wartawan, Jumat (11/6/2021).

Menurut Wakil Ketua Komisi III DPR ini, sudah saatnya citra Tanjung Priok yang sarat akan premanisme dan pungli ini dapat segera diubah. "Kini sudah saatnya citra Priok diubah, jadi bebas pungli," tegas Sahroni.

Selain itu, Sahroni juga meminta kepada Polri agar senantiasa meningkatkan pelayanan keamanan bagi masyarakat dari preman, tidak hanya para sopir pelabuhan, namun juga di banyak lokasi yang juga terkena pungli.

"Pungli ini kan tidak hanya kepada sopir pelabuhan, tapi juga ke toko-toko, perumahan, pengembang, ini benar-bener menyebabkan keresahan warga, jadi tolong agar ditindak tegas saja," tegas Bendahara Umum Partai Nasdem ini. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD