Dengan kondisi tersebut, maka ketersediaan hunian dengan lokasi strategis serta fasilitas yang lengkap di kawasan tersebut kini menjadi kebutuhan yang cukup mendesak.
"Dengan jumlah captive market yang besar hingga mencapai 1.532.188 populasi segmen middle-up dan minimnya area komersil representatif di Kota Cikarang, maka kami mengembangkan Cikarang International City (CINITY) sebagai pusat area komersial dan residensial," tutur Asmat.
Dengan total lahan seluas 500 hektar dan fase awal pembangunan di 50 hektar, Asmat menjelaskan, CINITY akan mengembangkan area hijau seluas 70 ha dengan lanskap alam yang jauh dari hiruk pikuk industri.
CINITY memiliki aksesibilitas yang sangat mudah, berada strategis di Jalur Provinsi yang menghubungkan Karawang dengan Jakarta dan memiliki jarak yang sangat dekat, hanya 5 menit menuju Stasiun Cikarang.
"Kami berkomitmen menjadikan CINITY sebagai The First & Biggest CBD di Cikarang melalui kehadiran The Largest Outdoor Shopping Street seluas 35ha pada fase awal. Terdapat berbagai International Themed Cluster dari London, Korean, Jepang, dan Moroccan yang menciptakan sebuah shopping experience yang berbeda," ungkap Asmat.