AALI
9675
ABBA
314
ABDA
6975
ABMM
1360
ACES
1260
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3450
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1410
AGRO
1320
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
68
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
735
AKSI
660
ALDO
1405
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
274
Market Watch
Last updated : 2022/01/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.18
0.2%
+0.99
IHSG
6645.51
0.52%
+34.35
LQ45
949.77
0.29%
+2.75
HSI
23550.08
-1.08%
-256.92
N225
26717.34
2.09%
+547.04
NYSE
0.00
-100%
-16236.51
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,364
Emas
829,485 / gram

Kembangan Ekonomi, Wapres Minta Perguruan Tinggi Adopsi Kurikulum Keuangan Syariah

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Kamis, 28 Oktober 2021 18:45 WIB
Strategi dasar dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia adalah dengan peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM).
Kembangan Ekonomi, Wapres Minta Perguruan Tinggi Adopsi Kurikulum Keuangan Syariah
Kembangan Ekonomi, Wapres Minta Perguruan Tinggi Adopsi Kurikulum Keuangan Syariah

IDXChannel - Salah satu strategi dasar dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia adalah dengan peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM). Selain itu juga perlu adanya pengembangan pendidikan dan riset di bidang ekonomi syariah.

Saat ini beberapa pemangku kepentingan di bidang ekonomi dan keuangan syariah telah menyelesaikan pembuatan acuan kurikulum program studi S1 Ekonomi Syariah, panduan pelaksanaan praktik kerja serta Panduan Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Ekonomi Syariah.

Terkait hal tersebut Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin meminta agar perguruan tinggi mengadopsi acuan tersebut.

“Saya minta pemangku kepentingan agar berbagai acuan, panduan, dan program terkait pengembangan SDM, pendidikan dan riset bidang ekonomi syariah yang telah disusun tersebut diadopsi dalam sistem pembelajaran di Perguruan Tinggi,” katanya, Kamis (28/10/2021).

Dalam rangka pengembangan riset, Maruf mengatakan saat ini tengah didorong penelitian bahan baku substitusi untuk menghasilkan produk halal dan laboratorium pemeriksaan produk halal. Dia juga menguraikan beberapa kegiatan terkait KKNT Ekonomi Syariah.

“Kegiatan yang dapat dilakukan terkait Kuliah Kerja Nyata Tematik diantaranya adalah program pendampingan UMKM produk halal, program pendampingan BUMDES/Koperasi Syariah/BMT, penguatan literasi ekonomi dan keuangan Syariah, pendampingan pengelolaan kegiatan dan keuangan masjid, pendampingan Lembaga Amil Zakat serta pendampingan pengelola wakaf (Nadzir),” tuturnya.

Menurutnya seluruh acuan dan program yang telah dibuat akan berhasil jika adanya kerjasama yang baik dari seluruh pihak. Dalam hal ini baik dari regulator, aplikator, hingga peserta didik. Sehingga ke depan, akselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tanah air dapat terwujud.

“Saya juga mengajak seluruh pihak baik Kementerian/Lembaga, akademisi, dunia usaha dan asosiasi untuk terus meningkatkan sinergi dan koordinasi penguatan SDM, pendidikan dan riset bidang ekonomi syariah,” pungkasnya. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD