AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Kembangkan KIT Batang, PP Properti (PPRO) Siap Bangun Area Industri hingga Township

ECONOMICS
Dinar Fitra Maghiszha
Rabu, 01 September 2021 19:43 WIB
PP Properti Tbk (PPRO) telah menandatangani MoU kerjasama dengan Kawasan Industri Terpadu Batang (KIT Batang) untuk pengembangan wilayah.
Kembangkan KIT Batang, PP Properti (PPRO) Siap Bangun Area Industri hingga Township (Dok.MNC Media)
Kembangkan KIT Batang, PP Properti (PPRO) Siap Bangun Area Industri hingga Township (Dok.MNC Media)

IDXChannel - PT PP Properti Tbk (PPRO) telah menandatangani MoU kerjasama dengan Kawasan Industri Terpadu Batang (KIT Batang) untuk pengembangan sejumlah fasilitas seperti township, commercial, dan fasilitas pendukung lainnya.

Proyek strategis nasional ini terletak di Kabupaten Batang, Jawa Tengah dengan total area mencapai 4.300 hektar. Adapun kawasan industri ini terbagi dalam 3 cluster yaitu: (1) industrial area 3.100 hektar, (2) township 800 hektar, dan (3) recreational estate & township 400 hektar.

”Kawasan Industri Terpadu Batang merupakan proyek strategis nasional yang memiliki potensi besar serta didukung penuh oleh Pemerintah Pusat dan Daerah guna mendorong penguatan sektor industri di Indonesia.”, kata Direktur Utama PP Properti I Gede Upeksa Negara melalui pernyataan tertulis kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (1/9/2021).

Tak hanya itu, pengembangan bisnis anak perusahaan BUMN PT PP (Persero) ini juga mampu mendatangkan demografi baru di kawasan tersebut.

"Selain itu datangnya demografi baru pada kawasan ini akan membuat adanya kebutuhan ketersediaan fasilitas dari segi hunian real estate untuk mendukung kelancaran proses bisnis pada kawasan. PPRO akan ikut andil dalam mengembangkan hunian/township pada cluster 1 dan cluster 3," terang I Gede.

Pada tahap pertama pengembangan KIT Batang, PP Properti membangun sejumlah fasilitas pendukung dan konektivitas kawasan yaitu akses sementara kawasan, simpang susun tol KM- 371+800, jalan sekunder sepanjang 11,4 km , jalan utama sepanjang 5,2 km, marketing gallery, perluasan stasiun dan dryport, jaringan listrik, suplai air baku, rumah susun sederhana, dan IPAL sampah.

Pembangunan ini direncanakan akan selesai pada triwulan III 2021.

Seperti diketahui, KIT Batang berlokasi strategis di sisi utara Tol Trans Jawa dan berbatasan lansung dengan Pantai Utara Jawa.

Identitas kawasan ini dinilai memiliki keunikan yang berbeda-beda serta kualitas lingkungan dan Infrastruktur yang terbangun dengan pengembangan terintegrasi. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD