AALI
9450
ABBA
278
ABDA
6050
ABMM
2490
ACES
720
ACST
174
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
755
ADMF
8150
ADMG
174
ADRO
3150
AGAR
312
AGII
2340
AGRO
840
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
95
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1215
AKSI
268
ALDO
750
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.41
1.11%
+5.93
IHSG
7160.39
1.05%
+74.15
LQ45
1018.33
1.04%
+10.53
HSI
20082.43
2.41%
+471.59
N225
0.00
-100%
-27999.96
NYSE
0.00
-100%
-15264.79
Kurs
HKD/IDR 160
USD/IDR 14,765
Emas
848,754 / gram

PP Properti (PPRO) Percepat Pembayaran Obligasi Rp523 Miliar

MARKET NEWS
Aditya Pratama
Senin, 05 Juli 2021 08:31 WIB
PT PP Properti Tbk (PPRO) melakukan percepat pembayaran atas utang Obligasi berkelanjutan I PP Properti Tahap I Tahun 2018 senilai Rp523 miliar.
PP Properti (PPRO) Percepat Pembayaran Obligasi Rp523 Miliar (FOTO: MNC Media)
PP Properti (PPRO) Percepat Pembayaran Obligasi Rp523 Miliar (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT PP Properti Tbk (PPRO) melakukan percepat pembayaran atas utang Obligasi berkelanjutan I PP Properti Tahap I Tahun 2018 senilai Rp523 miliar. Adapun Obligasi tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 6 Juli 2021.

Sebelumnya pada 29 Juni 2021 Perseroan juga telah melakukan percepatan pembayaran Obligasi 
senilai Rp400 miliar atas utang Obligasi I PP Properti Tahun 2016 Seri B yang jatuh tempo pada tanggal 2 Juli 2021, sehingga total percepatan pembayaran obligasi yang sudah dilakukan Perseroan senilai Rp923 miliar.

Direktur Keuangan, Deni Budiman menjelaskan, Perseroan telah mengalokasikan dana untuk melaksanakan pembayaran atas pokok utang dan bunga obligasi jatuh tempo di bulan Juli 2021.

“Dana tersebut sudah dibayarkan kepada Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) senilai Rp400 miliar tanggal 29 Juni 2021 dan senilai Rp523 miliar pada tanggal 30 Juni 2021,” ujar Deni dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (5/7/2021).

Deni menambahkan, di era pandemi Covid-19 Perseroan adaptif melakukan pengembangan produk sejalan dengan kebijakan Work From Home (WFH) yang dianjurkan oleh Pemerintah dan hal tersebut sudah menjadi trend bisnis saat ini. Seiring dengan permintaan pasar yang relatif cukup tinggi mengenai rumah tapak, tahun 2021 Perseroan telah melakukan launching product Landed House di kawasan Cibubur, Depok.

"Hal tersebut diharapkan menjadi pendukung kinerja keuangan Perseroan kedepannya," kata dia.

Trend penggunaan internet yang meningkat cukup tinggi dan ditambah keadaan sosial yang serba dibatasi membuat industri bisnis mengalami perubahan model pemasarannya. Sehingga Perseroan lebih memaksimalkan strategi digital marketing untuk melakukan kegiatan pemasaran melalui pemanfaatan beberapa platform yang dimiliki seperti website, instragram, youtube, dan lainnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD