IDXChannel - Iran dikabarkan berencana mengizinkan lalu-lintas kapal tanker minyak di Selat Hormuz secara terbatas.
Dilansir dari CNN pada Minggu (15/3/2026), salah satu syarat yang dipertimbangkan ialah kargo minyak tersebut harus diperdagangkan dalam yuan China alih-alih dolar Amerika Serikat (AS).
Menurut sejumlah sumber, Iran sedang menggodok rencana untuk mengendalikan lalu-lintas kapal tanker di selat itu alih-alih menutupnya secara total.
Minyak internasional hampir seluruhnya diperdagangkan dalam dolar, kecuali minyak Rusia yang dikenai sanksi yang diperdagangkan dalam rubel atau yuan.
Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi sektor energi dunia. Sebelum perang pecah antara Iran dengan AS dan Israel akhir bulan lalu, seperlima pasokan minyak global melintasi jalur maritim ini setiap harinya.