AALI
12925
ABBA
197
ABDA
0
ABMM
3280
ACES
1010
ACST
163
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
670
ADMF
8050
ADMG
187
ADRO
3310
AGAR
354
AGII
1975
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
127
AHAP
61
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
160
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1025
AKSI
232
ALDO
925
ALKA
298
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.40
0.61%
+3.27
IHSG
6918.14
1.39%
+94.81
LQ45
1015.18
0.69%
+6.97
HSI
20717.24
2.97%
+596.56
N225
26739.03
1.27%
+336.19
NYSE
0.00
-100%
-15044.52
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,664
Emas
870,562 / gram

Kemenkes Ungkap 18 Kasus Hepatitis Akut di RI, Tujuh Meninggal Dunia 

ECONOMICS
Kevi Laras
Sabtu, 14 Mei 2022 17:59 WIB
Kementerian Kesehatan melaporkan sebanyak 18 kasus hepatitis akut di Indonesia, dengan 7 orang meninggal.
Kemenkes Ungkap 18 Kasus Hepatitis Akut di RI, Tujuh Meninggal Dunia  (Dok.MNC)
Kemenkes Ungkap 18 Kasus Hepatitis Akut di RI, Tujuh Meninggal Dunia  (Dok.MNC)

IDXChannel- Jumlah kasus hepatitis akut misterius pada anak di Indonesia semakin bertambah. Saat ini menurut data Kementerian Kesehatan terlapor sebanyak 18 kasus dengan 7 yang sudah meninggal dan 11 masih menjalani perawatan. 

Direktur Utama RSPI Prof Dr Sulianti Saroso, dr Mohammad Syahril mengungkap gejala yang ditemukan pada pasien dugaan Hepatitis Akut yakni demam, mual, muntah, hilang nafsu makan, diare akut, lemah, nyeri bagian perut, nyeri pada otot dan sendi, kuning di mata dan kulit, gatal-gatal, dan urine seperti air teh. Dia menyarankan ketika anak sudah memiliki gejala, segera dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan atau Rumah Sakit (RS) terdekat, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. 

"Kita mengingatkan agar masyaraat lebih peduli terhadap kejadian ini karena kejadiannya cepat sekali, maka kita tidak boleh menunda sampai ada gejala-gejala yang berat, jangan menunggu sampai mata atau kulit kuning, sampai tidak sadar dan kejang-kejang, tapi mulai dari gejala awal seperi mual, muntah/diare harus segera ditangani agar tidak berlanjut ke gejala yang lebih berat,” ujar dr Syahril saat konferensi pers Update Perkembangan Hepatitis Akut di Indonesia, Sabtu (14/5/2022)

Sehubungan dengan itu, dr. Syahril mengungkapkan pasien yang diduga Hepatitis Akut, ini memiliki rentang usia 0-20 tahun. Paling banyak anak yang berusia 5-9 tahun ada 6 orang, usia 0-4 tahun ada 4 orang, usia 10-14 tahun ada 4 orang, dan usia diatas 15-20 tahun ada 4 orang.

Dalam penjelasannya, ia mengimbau agar para orang tua memperhatikan kondisi kesehatan anak-anak. Terkhusus usia anak dibawah 16 tahun, sebab jumlah kasus di Indonesia mayoritas usia 5-9 tahun.

"Jadi sebagai closing statement ini, kita harus waspada dan peduli terhadap Hepatitis akut misterius ini. Sudah masuk ke Indonesia, terutama orang tua yang memiliki anak usia dibawah 16 tahun," katanya

Sekadar informasi, Syahril menegaskan bahwa ke-7 kasus pasien meninggal dunia. Tidak ada keterkaitannya dengan Corona, alias negatif atau tidak terdiagnosis Covid-19.

"Dari laporan yang saya sampaikan tidak ada kaitannya atau terdiagnosis positif Covid-19," jelasnya

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD