sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemenperin Dorong Industri Perhiasan Nasional Masuk Ekosistem Bank Bullion

Economics editor Rahmat Fiansyah
16/02/2026 17:30 WIB
Kemenperin terus memperkuat ketahanan dan daya saing industri perhiasan nasional di tengah kenaikan harga emas dunia.
Kemenperin terus memperkuat ketahanan dan daya saing industri perhiasan nasional di tengah kenaikan harga emas dunia. (Foto: Ist)
Kemenperin terus memperkuat ketahanan dan daya saing industri perhiasan nasional di tengah kenaikan harga emas dunia. (Foto: Ist)

IDXChannel - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat ketahanan dan daya saing industri perhiasan nasional di tengah kenaikan harga emas dunia yang memengaruhi struktur biaya dan pola konsumsi. Pemerintah memandang kondisi ini sebagai momentum untuk mempercepat penguatan ekosistem emas nasional yang terintegrasi dan transparan.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, lonjakan harga emas global dapat dimanfaatkan untuk memperkuat ekosistem industri perhiasan melalui pengembangan roadmap bank bullion dan kebijakan yang mendorong transparansi transaksi emas.

“Tantangan kenaikan harga emas global ini dapat dijadikan momentum untuk memperkuat ekosistem industri perhiasan nasional. Melalui pengembangan roadmap bank bullion dan kebijakan yang mendorong transparansi, kami ingin memastikan perputaran ekonomi emas semakin sehat dan memberikan manfaat optimal bagi industri dan negara,” ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip Senin (16/2/2026).

Kemenperin mencatat, industri perhiasan nasional didukung lebih dari 500 pelaku industri dan sekitar 30.000 toko emas di seluruh Indonesia. Sepanjang Januari hingga November 2025, nilai ekspor perhiasan mencapai USD8,47 miliar.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita menyampaikan, kenaikan harga emas mendorong penyesuaian strategi produksi dan pemasaran, mulai dari desain, kadar, hingga pola penjualan. Namun, sektor ini dinilai tetap memiliki potensi tumbuh melalui inovasi dan efisiensi.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement