Selain itu, pemerintah juga fokus pada peningkatan kesehatan ternak melalui pengendalian penyakit, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Kementerian Pertanian saat ini menyediakan vaksin PMK untuk sapi perah secara penuh guna menjaga kesehatan ternak dan mendukung peningkatan produksi susu nasional.
"Dan sekarang kami juga menyediakan vaksin khususnya untuk sapi perah secara 100 persen sehingga tidak ada lagi yang terdampak dengan PMK dan kita berharap dengan begitu teman-teman peternak terus meningkatkan produksinya di lapangan," kata dia.
Tingkat Konsumsi Masih Rendah
Selain produksi yang belum maksimal, konsumsi susu nasional juga masih tergolong rendah. Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian, Merrijantij Punguan Pintaria mengungkapkan konsumsi susu per kapita masyarakat Indonesia pada 2022 baru mencapai 17,76 liter per tahun.
Angka tersebut masih jauh tertinggal dibandingkan negara tetangga sekalipun. Malaysia mencatat konsumsi susu sebesar 42,49 liter per kapita per tahun, sementara Singapura mencapai 46,1 liter, dan Vietnam sebesar 37,21 liter per kapita per tahun.
"Konsumsi susu di Indonesia ini masih cukup rendah dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya," kata Merrijantij.