Selanjutnya, pemerintah menyiapkan PLTS+BESS Klaster Madura dengan kapasitas 605 MWp di Sumenep, Jawa Timur. Proyek ini mendukung program Fat Burning Madura untuk mengurangi ketergantungan pembangkit berbahan bakar minyak.
Dua proyek lainnya adalah PLTS Bali untuk eliminasi BBM dengan kapasitas 300 MWp di Gilimanuk, Jembrana, Bali, serta PLTS Lahan Bank Tanah Purwakarta berkapasitas 69 MWp. Jika dijumlahkan, enam proyek tersebut memiliki kapasitas 4.548,92 MWp.
Bahlil mengatakan pemerintah akan mendorong keterlibatan badan usaha melalui skema Independent Power Producer (IPP) dalam pelaksanaan program PLTS.
Menurut dia, proyek akan diberikan kepada IPP apabila mampu menawarkan harga yang kompetitif. Namun, pemerintah menyiapkan opsi lain apabila tidak ada investor yang berminat atau harga yang ditawarkan tidak kompetitif.
"Kalau harganya kompetitif kita kasih IPP, kalau tidak kompetitif dan tidak ada yang mau maka kita akan ambil alih untuk dikerjakan oleh pemerintah lewat Danantara," kata Bahlil.