sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kementerian PKP Gelontorkan Rp2,2 Triliun untuk Kebut Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera

Economics editor Nur Ichsan Yuniarto
19/06/2026 21:34 WIB
Pemerintah daerah juga telah membantu proses penyediaan lahan sehingga pelaksanaan pembangunan dapat segera berjalan.
Kementerian PKP Gelontorkan Rp2,2 Triliun untuk Kebut Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera
Kementerian PKP Gelontorkan Rp2,2 Triliun untuk Kebut Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera

IDXChannel - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP)  menggelontorkan Rp2,2 triliun untuk percepatan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban bencana Sumatera.

Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan, pihaknya telah menyiapkan seluruh aspek yang diperlukan untuk mendukung percepatan pembangunan hunian tetap pasca bencana.

“Kesiapan kebijakan sudah siap, program dan anggaran juga sudah disiapkan dengan nilai sekitar Rp2,2 triliun. Desain hunian tetap beserta prasarana, sarana, dan utilitasnya juga sudah siap menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) dan bata interlock presisi,” kata Maruarar, Jumat (19/6/2026).

Dia melanjutkan, pemerintah daerah juga telah membantu proses penyediaan lahan sehingga pelaksanaan pembangunan dapat segera berjalan.

Selain itu, Kementerian PKP juga telah menyiapkan sumber daya manusia pendukung di masing-masing wilayah terdampak, yaitu 57 personel di Aceh, 35 personel di Sumatera Utara, dan 30 personel di Sumatera Barat.

Dalam pelaksanaannya, pria yang kerap disapa Ara ini menyarankan melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai tata kelola yang baik.

Ara menambahkan, teknologi RISHA dan bata interlock presisi dipilih karena telah banyak digunakan dalam berbagai program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di Indonesia.

RISHA akan digunakan untuk pembangunan huntap komunal di Aceh dan Sumatera Utara, sedangkan bata interlock presisi akan digunakan di Sumatera Barat.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement