Ke depan, jalan akan diperkuat menggunakan konstruksi rigid pavement serta dilengkapi trotoar yang dibangun di atas drainase yang sudah ada.
Pemerintah juga mendorong penggunaan bajaj listrik sebagai alternatif kendaraan konvensional, mengingat dimensinya yang kecil dan sesuai dengan karakter jalan di Banda Neira. Selain itu, sepeda juga dipromosikan sebagai moda transportasi yang lebih berkelanjutan.
Penataan kawasan juga mengedepankan kenyamanan pejalan kaki. Di beberapa titik, seperti kawasan sekitar Benteng Belgica, akan dibangun jalur pedestrian selebar 1,2 hingga 1,5 meter di salah satu sisi jalan. Sementara sisi lainnya difungsikan sebagai ruang milik jalan yang tetap fleksibel untuk akses kendaraan maupun ruang hijau.
Dengan peningkatan infrastruktur jalan ini, diharapkan dapat mendukung Kawasan Banda sebagai Kawasan strategis pariwisata nasional serta meningkatkan aksesibilitas masyarakat maupun wisatawan terhadap fasilitas-fasilitas pelayanan dan objek wisata banda.
(Nur Ichsan Yuniarto)