sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kolaborasi Internasional Untuk Pengembangan 4,1 Juta Nasabah Mekaar Sektor Pertanian

Economics editor Shifa Nurhaliza Putri
04/02/2026 10:19 WIB
Dengan potensi sekitar 4.108.845 nasabah PNM Mekaar di sektor pertanian (Januari, 2026), ekosistem pemberdayaan yang dimiliki PNM dinilai memiliki potensi besar
Kolaborasi Internasional Untuk Pengembangan 4,1 Juta Nasabah Mekaar Sektor Pertanian. (Foto: Doc PNM)
Kolaborasi Internasional Untuk Pengembangan 4,1 Juta Nasabah Mekaar Sektor Pertanian. (Foto: Doc PNM)

Ke depan, kolaborasi yang disepakati adalah dalam penguatan sistem pertanian berkelanjutan dan agroforestri, termasuk transisi agroekologi, pertanian berketahanan iklim, serta inovasi pascapanen. Selain itu, kerja sama juga menjangkau sektor akuakultur berkelanjutan dan mata pencaharian pesisir melalui praktik ramah lingkungan, pengelolaan limbah berbasis sirkularitas, serta pemantauan kualitas air dan ekosistem. Upaya tersebut diperkuat dengan integrasi akses pembiayaan dan pengembangan kapasitas, seperti skema pembiayaan terintegrasi pertanian–akuakultur, pelatihan Training of Trainers (ToT) spesialis, hingga pelacakan dampak sosial–ekonomi. Dengan potensi sekitar 4.108.845 nasabah PNM Mekaar di sektor pertanian (Januari, 2026), ekosistem pemberdayaan yang dimiliki PNM dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan berbasis riset yang lebih luas dan terukur.

Presiden Direktur CIRAD, Elisabeth Claverie de Saint Martin, menyampaikan “Kolaborasi ini sangat strategis karena menjembatani ilmu pengetahuan dengan jaringan pemberdayaan yang telah menjangkau hingga akar rumput. Kami melihat kemitraan ini membuka ruang bagi lahirnya inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat prasejahtera.” ujarnya

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria, mengapresiasi langkah ini dan mengungkapkan “Penguatan berbasis riset ini menjadi langkah penting kami dalam terus berupaya meningkatkan kualitas pendampingan nasabah. Nilai tambah yang tercipta diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi, tetapi juga memperkuat keberlanjutan lingkungan serta ketahanan usaha dalam jangka panjang.” Ujar Dodot.

(Shifa Nurhaliza Putri)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement