AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Kontroversi AstraZeneca: Pembekuan Darah, Masa Kadaluarsa, hingga Kasus Kematian

ECONOMICS
Leonardus/Okezone
Selasa, 11 Mei 2021 17:37 WIB
Kontroversi vaksin AstraZeneca sudah ada sejak beberapa waktu lalu. Beberapa negara juga menunda penggunaan vaksin itu karena memicu pembekuan darah.
MPI

IDXChannel-- Kontroversi vaksin AstraZeneca sudah ada sejak beberapa waktu lalu. Beberapa negara bahkan menunda penggunaan vaksin buatan Inggris ini karena disebut memicu pembekuan darah.

Selain itu, baru-baru saja pemuda asal Jakarta dilaporkan meninggal dunia usai divaksinasi menggunakan vaksin AstraZeneca. Tentunya kabar ini mengejutkan dan membuat panik sebagian masyarakat yang telah terlebih dahulu disuntik vaksin AstraZeneca.

Berdasarkan informasi yang diterima, pemuda bernama Trio Fauqi Virdaus meninggal pada Kamis 6 Mei 2021 sehari setelah menerima vaksin AstraZeneca. Kepada orangtuanya Trio mengatakan merasa tidak enak badan sebelum mengalami demam tinggi dan nyeri pada bagian kepala yang tidak tertahankan. 

Tidak cuma itu, beberapa waktu lalu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin sempat terkejut dengan masa kadaluwarsa vaksin yang habis pada Mei 2021. Menurut dokter relawan Covid-19 sekaligus influencer kesehatan, dr. Muhamad Fajri Adda’I mengatakan terminologi selain expired pada vaksin yakni stability. Sebab vaksin memiliki banyak komponennya dan semuanya harus dalam kondisi stabil. 

“Sehingga harus berada dalam suhu tertentu supaya zat aktif di dalamnya tetap bermanfaat dalam tubuh. Kesimpulannya stability index ini tergantung dari masing-masing vaksin. Tidak ada yang tahu, kecuali yang memiliki dan meneliti vaksin,” terang dr. Fajri, kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (11/5/2021). 

Lebih lanjut, perusahaan yang memproduksi vaksin biasanya akan memperpanjang usia vaksin dalam kurun waktu tiga bulan, sambil memperhatikan kualitas vaksin. Sebab vaksin Covid-19 adalah barang yang baru.

“Sejauh ini diketahui AstraZeneca bertahan selama 6 bulan dalam penyimpanan yang baik dengan suhu standar yakni 2-8 derajat. Jika vaksin tersebut expired pada Mei, maka mungkin vaksin tersebut diproduksi pada Desember 2020. Ini adalah hal yang biasa saja,” tuntasnya. 

(IND)  

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD