AALI
10225
ABBA
474
ABDA
0
ABMM
1650
ACES
1405
ACST
262
ACST-R
0
ADES
2540
ADHI
1095
ADMF
7875
ADMG
240
ADRO
1765
AGAR
344
AGII
1530
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
214
AHAP
64
AIMS
505
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
900
AKRA
4650
AKSI
570
ALDO
755
ALKA
246
ALMI
240
ALTO
294
Market Watch
Last updated : 2021/10/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.30
0.5%
+2.54
IHSG
6656.94
0.47%
+31.24
LQ45
965.04
0.39%
+3.72
HSI
26038.27
-0.36%
-93.76
N225
29106.01
1.77%
+505.60
NYSE
17169.07
0.27%
+46.83
Kurs
HKD/IDR 1,818
USD/IDR 14,150
Emas
818,997 / gram

Krisis BBM dan Ekonomi, Listrik di Lebanon Terancam Mati Total Akhir September 

ECONOMICS
Syarifudin/Sindonews
Sabtu, 25 September 2021 18:30 WIB
Perusahaan listrik  Lebanon memperingatkan terjadinya pemadaman listrik total secara nasional pada akhir September 2021. 
Krisis BBM dan Ekonomi, Listrik di Lebanon Terancam Mati Total Akhir September  (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Imbas cadangan bahan bakar minyak (BBM) berkurang drastis, perusahaan listrik  Lebanon memperingatkan terjadinya pemadaman listrik total secara nasional pada akhir September 2021. 

Peringatan itu diungkapkan pada Jumat (24/9/2021). Lebanon saat ini mengalami salah satu kehancuran ekonomi terburuk dalam sejarah modern.

Negara itu kekurangan BBM selama beberapa bulan terakhir dengan sebagian besar warga Lebanon mengandalkan generator pribadi untuk menghasilkan listrik.

“Perusahaan listrik dapat menghasilkan kurang dari 500 megawatt dari BBM yang diperoleh melalui kesepakatan dengan Irak,“ papar pernyataan perusahaan listrik Lebanon.

Menurut laporan, cadangan BBM Grade A dan Grade B telah mencapai titik kritis dan sudah habis untuk beberapa pabrik yang sekarang juga telah menghentikan produksi.

"Jaringan sudah mengalami pemadaman total di seluruh negeri tujuh kali dan jika ini terus berlanjut, ada risiko tinggi mencapai pemadaman total dan total pada akhir September," ungkap pernyataan perusahaan listrik.

Irak menandatangani perjanjian pada Juli yang memungkinkan pemerintah Lebanon yang kekurangan uang untuk membayar satu juta ton BBM berat per tahun dalam bentuk barang dan jasa.

Bahan bakar minyak berat tidak cocok untuk digunakan di Lebanon, tetapi BBM jenis berat itu ditukar dalam tender untuk kelas yang sesuai. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD