AALI
9925
ABBA
290
ABDA
7000
ABMM
1380
ACES
1275
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
840
ADMF
7625
ADMG
188
ADRO
2310
AGAR
364
AGII
1390
AGRO
1325
AGRO-R
0
AGRS
163
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
800
AKSI
755
ALDO
1375
ALKA
314
ALMI
288
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.72
1.77%
+8.94
IHSG
6726.37
1.5%
+99.50
LQ45
959.76
1.74%
+16.42
HSI
24965.55
0.05%
+13.20
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
0.00
-100%
-16818.98
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
847,450 / gram

Krisis Energi di Inggris Sangat Mengerikan, Banyak Pabrik Terancam Gulung Tikar

ECONOMICS
Nanang Wijayanto
Kamis, 14 Oktober 2021 21:20 WIB
Industri baja, kertas, kaca, semen, keramik, dan bahan kimia di Inggris harus terpaksa tutup pabrik akibat tarif listrik melonjak pesat
Krisis Energi di Inggris Sangat Mengerikan, Banyak Pabrik Terancam Gulung Tikar (FOTO:MNC Media)
Krisis Energi di Inggris Sangat Mengerikan, Banyak Pabrik Terancam Gulung Tikar (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Industri baja, kertas, kaca, semen, keramik, dan bahan kimia di Inggris harus terpaksa tutup pabrik akibat tarif listrik melonjak pesat dampak dari krisis energi. 

Bahkan, pabrik-pabrik terancam bangkrut apabila tidak disediakan keringanan atau insentif. "Tentunya ini akan menghancurkan pabrik baja di Inggris," kata Asosiasi Industri Baja di Inggris seperti dikutip dari CNN International, Kamis (14/10/2021). 

Hal senada juga dilaporkan Asosiasi Industri Kimia. Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Kimia Inggris Stephen Elliot mengatakan pabrik-pabrik kimia telah menutup operasional akibat kenaikan biaya produksi. 

"Jika berlangsung tiga minggu lagi, saya tidak menjamin bahwa bisnis kimia tetap bisa lanjut atau menutup produksi sementara waktu," kata dia. 

Sebab itu, asosiasi mengajukan insentif atau keringanan kepada Departemen Keuangan Inggris. Berdasarkan laporan UK Steel harga produsen listrik di Inggris melonjak dari £50 pada April meningkat menjadi £2.500 per megawatt jam di September atau naik hingga dua kali lipat. 

Berdasarkan laporan Independent Commodity Intelligence Services harga gas di Inggris telah meningkat sekitar 425% sepanjang tahun ini. Pada awal Oktober melonjak hampir 740% lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu. 

Kenaikan harga tersebut juga memukul produsen kaca di Inggris. Ketua Asosiasi Industri Kaca Inggris Dave Dalton mengatakan tagihan listrik industri kaca mengalami lonjakan yang signifikan hingga delapan kali lipat. 

"Tambahan jutaan pound per bulan membuat pabrik tidak bisa berlanjut beroperasi," kata dia.

"Biaya-biaya ini mau tidak mau harus diteruskan ke pelanggan dan konsumen di saat beban hidup sudah meningkat," imbuhnya. 

Pihaknya meminta agar pemerintah mengambil tindakan segera untuk menyelesaikan masalah tersebut untuk memastikan agar situasi tidak semakin memburuk. Asosiasi industri di Inggris meminta agar diberikan insentif supaya tetap bisa mengakses energi. 

Di industri keramik misalnya, di mana biaya energi merupakan sepertiga dari biaya operasional produksi bahkan kebutuhan pasokan gas bisa mencapai sekitar 65% dari biaya operasional. 

"Kami mendesak pemerintah mengambil tindakan untuk membatasi dampak dari harga pasar yang tinggi," ujar Manajer Energi dan Inovasi di Konfederasi Keramik Inggris Jon Flitney. 

Tak hanya industri besar, industri makanan juga berada diambang kehancuran karena terdampak kenaikan harga gas. Sejumlah industri terutama pengguna gas dan listrik terpukul akibat lonjakan biaya energi. 

UMKM di Inggris juga terdampak krisis energi. Kamar Dagang Inggris pun mendesak agar pemerintah segera menerapkan batas harga energi untuk mencegah UMKM gulung tikar. "Patokan harga energi akan melindungi usaha kecil dan menengah," ujar Direktur Eksekutif Kamar Dagang Inggris Claire Walker.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD