Tidak hanya itu, mereka juga menggandeng sejumlah perusahaan internasional dalam pengembangan kota mandiri tersebut, seperti sekolah internasional, layanan kesehatan (rumah sakit) internasional, dan lain-lain.
"Dokter asing pun akan praktik di Cinity. Hal ini untuk memudahkan masyarakat berobat dengan layanan kelas internasional," kata CEO Cinity, Ming Liang.
Ming juga meyakinkan kawasan ini akan memberikan potensi capital gain yang cukup besar, sebab berada berdekatan jalan tol, serta akses transportasi langsung dari Bekasi menuju kawasan Sudirman.
"Kemudian, kelak stasiun MRT akan ada di Cikarang, bukan? Dari segi harga jual, hunian di Cinity sangat menguntungkan. Harganya dimulai dari Rp700-an juta, dan ini lebih kompetitif," ujar Ming.
Adapun dalam kesempatan yang sama, General Manager Cinity, Tri Atmodjo, mengatakan bahwa konsumen atau pun pangsa pasar township tersebut, sangatlah luas. Pekerja perkantoran di Jakarta yang dilalui jalur transportasi kereta api pun bisa menjadi target pasar Cinity.
"Seperti yang kita lihat, lokasi Cinity kini dekat dengan jalur kereta KRL," ujar Tri.
(taufan sukma)