Ferry menilai, percepatan pembangunan transportasi massal terintegrasi dan penataan kawasan wisata menjadi kunci untuk menjaga daya saing Bali ke depan. Tanpa perbaikan signifikan, risiko penurunan kunjungan wisatawan dinilai masih akan berlanjut.
"Kalau masalah transportasi ini tidak segera diselesaikan, bukan tidak mungkin wisatawan akan memilih destinasi lain yang lebih nyaman dan efisien," ujar dia.
(Dhera Arizona)