AALI
8525
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1480
ACES
1350
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2940
ADHI
880
ADMF
7675
ADMG
220
ADRO
1335
AGAR
370
AGII
1300
AGRO
2390
AGRO-R
0
AGRS
254
AHAP
63
AIMS
344
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3880
AKSI
430
ALDO
720
ALKA
238
ALMI
242
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/09/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
459.02
0.03%
+0.16
IHSG
6133.25
0.38%
+23.30
LQ45
862.44
-0.03%
-0.26
HSI
24920.76
1.03%
+252.91
N225
30500.05
0.58%
+176.71
NYSE
16576.77
-0.3%
-50.11
Kurs
HKD/IDR 1,825
USD/IDR 14,220
Emas
805,205 / gram

Lahannya Dihargai Murah, Warga Pangkalan Karawang Tolak Pembebasan Lahan Tol Japek II

ECONOMICS
Nila Kusuma/Kontri
Rabu, 15 September 2021 12:12 WIB
Warga Desa Tamansari Kecamatan Pangkalan melakukan aksi demo menolak pembebasan lahan Japek II.
Lahannya Dihargai Murah, Warga Pangkalan Karawang Tolak Pembebasan Lahan Tol Japek II (Dok.Ist)

IDXChannel - Puluhan warga Desa Tamansari Kecamatan Pangkalan, yang menolak pembebasan lahan Japek II, menggelar aksi demo dengan mendirikan tenda di kantor Bupati Karawang, Rabu (25/9/21). Mereka melakukan aksi demo karena kecewa dengan Bupati Cellica yang dinilai tidak peduli dengan nasib mereka yang lahannya dihargai di bawah harga pasaran. Aksi demo pasang tenda ini bersamaan dengan kedatangan Presiden Jokowi ke Karawang

Menurut Kodinator Lapangan, Sidik Somantri, aksi ini untuk meminta perhatian pemerintah terutama bupati Cellica karena dinilai tidak peduli dengan nasib warga Desa Tamansari.

"Kemarin Bupati janji menemui kami bertèpatan HUT Karawang. Namun saat kami datang ke kantor bupati malah beliau tidak ada di kantor. Padahal kami menunggu selama berjam-jam, tapi tidak juga datang?" Kata Kordinator Lapangan, Sidik Somantri.

Menurut Sidik, sebanyak 65 warga Desa Tamansari yang memiliki 88 bidang lahan menolak membebaskan lahan mereka untuk pembangunan jalon tol Japek 2. Alasannya harga yang dipatok pemerintah jauh dari harga pasaran. Harga yang dipatok pemerintah hanya 600 ribu per meter. Padahal harga pasaran sudah mencapai Rp 1,6 juta. 

"Kalau kami menerima harga pemerintah tidak bisa beli rumah lagi, karena harganya sudah mahal,"katanya.

Menurut Sidik, warga sudah melaporkan masalah pembebasan lahan ini ke sejumlah instansi seperti Komnas Ham dan DPR RI. Namun pemerintah ngotot mempertahankan harga yang sudah dipatok pemerintah. Terakhir mereka mengadu ke bupati Karawang, namun tidak dilayani. "Terpaksa kami melakukan aksi pasang tenda karena ada anak-anak dan ibu-ibu kasihan mereka kepanasan. Kami berharap bupati mandengar keluhan kami," katanya.

Aksi demo warga Desa Tamansari ini menarik perhatian masyarakat dan dan juga aparat. Pasalnya pada saat aksi bersamaan dengan kedatangan Presiden Jokowi ke Karawang. Presiden Jokowi mengunjungi kawasan Industri di Karawang untuk meresmikan salah satu pabrik. Selain itu peserta demo yang didalam tenda kebanyakan ibu-ibu dan anak-anak hingga mengundang perhatian pengguna jalan.  

(IND) 

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD