AALI
9800
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
785
ACES
1485
ACST
300
ACST-R
0
ADES
1685
ADHI
1105
ADMF
8175
ADMG
165
ADRO
1180
AGAR
436
AGII
1100
AGRO
995
AGRO-R
0
AGRS
308
AHAP
73
AIMS
366
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
488
AKRA
3120
AKSI
800
ALDO
795
ALKA
244
ALMI
244
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/04/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
475.19
-1.04%
-5.00
IHSG
5993.24
-0.75%
-45.08
LQ45
892.79
-1.08%
-9.77
HSI
28621.92
-1.76%
-513.81
N225
28508.55
-2.03%
-591.83
NYSE
0.00
-100%
-16107.56
Kurs
HKD/IDR 1,867
USD/IDR 14,505
Emas
832,144 / gram

Langgar Privasi 1,6 Juta Pengguna, Facebook Didenda Rp9,3 Triliun

ECONOMICS
Dani M Dahwilani/iNews
Senin, 01 Maret 2021 07:30 WIB
Gara-gara diduga melakukan pelanggaran atas privasi, Facebook dijatuhi denda sebesar 650 juta dolar AS atau Rp9,3 triliun kepada pengguna.
Langgar Privasi 1,6 Juta Pengguna, Facebook Didenda Rp9,3 Triliun. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Gara-gara diduga melakukan pelanggaran atas privasi, Facebook dijatuhi denda sebesar 650 juta dolar AS atau Rp9,3 triliun kepada pengguna. Uang sebesar itu merupakan ganti rugi usai sekitar 1,6 penggunanya melakukan class action ke pengadilan di Amerika Serikat (AS).

Facebook dituduh melanggar Undang-undang Privasi Informasi Biometric Illinois mengenai mengumpulkan dan menyimpan pemindaian digital dari wajah pengguna. Tindakan yang dilakukan prusahaan milik Mark Zuckerberg itu dilakukan tanpa pemberitahuan atau persetujuan.

Adapun pengguna Facebook yang mengajukan gugatan tersebut sekitar 1,6 juta orang, dengan masing-masing mendapatkan 345 dolar AS atau Rp4,9 jutaan.

"Dengan ukuran apa pun, penyelesaian 650 juta dolar AS dalam gugatan kelas privasi biometrik ini adalah hasil yang luar biasa," tulis Hakim Pengadilan Distrik AS James Donato dari Distrik Utara California, dikutip dari Variety, Minggu (28/2/2021).

“Secara keseluruhan, penyelesaian ini adalah kemenangan besar bagi konsumen di area privasi digital yang disambut hangat," katanya. 

Dalam sebuah pernyataan, perwakilan Facebook mengatakan, perusahaan senang telah mencapai penyelesaian sehingga mereka dapat mengatasi masalah ini yang menjadi kepentingan terbaik bagi para pengguna dan pemegang saham.

Proses pengadilan ini sudah berjalan cukup lama sejak 2015. Facebook telah menyetujui penyelesaian 550 juta dolar AS pada Januari 2020. Kemudian setuju meningkatkannya menjadi USD 650 juta atas perintah hakim. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD