AALI
8300
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
840
ACES
1370
ACST
240
ACST-R
0
ADES
1970
ADHI
970
ADMF
8175
ADMG
166
ADRO
1310
AGAR
380
AGII
1095
AGRO
1095
AGRO-R
0
AGRS
426
AHAP
66
AIMS
352
AIMS-W
0
AISA
228
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3230
AKSI
480
ALDO
925
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
380
Market Watch
Last updated : 2021/06/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
478.24
-0.14%
-0.66
IHSG
6089.04
0.14%
+8.65
LQ45
895.20
-0.08%
-0.70
HSI
28638.53
-0.71%
-203.60
N225
29441.30
0.96%
+279.50
NYSE
16662.42
-0.2%
-32.51
Kurs
HKD/IDR 1,830
USD/IDR 14,220
Emas
853,049 / gram

Langgar Prokes, Sandiaga Apresiasi Langkah Pemda Tutup Tempat Wisata

ECONOMICS
Oktiani/Koran Sindo
Selasa, 18 Mei 2021 18:57 WIB
Sandiaga mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang memberlakukan penutupan destinasi wisata untuk mencegah kerumunan massa di lokasi wisata.
Langgar Prokes, Sandiaga Apresiasi Langkah Pemda Tutup Tempat Wisata (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang memberlakukan penutupan destinasi wisata untuk mencegah kerumunan massa di lokasi wisata. 

"Kami melihat langkah antisipatif pemerintah daerah yang perlu kita apresiasi dengan penutupan Ancol, Ragunan, TMII hingga destinasi wisata daerah lainnya di Pantai Anyer, Pantai Batu Karas di Pangandaran, kolam renang Waterpark Kenjeran di Surabaya hingga Kawasan Geopark Ciletuh Pelabuhan Ratu. Ini langkah koordinatif dalam penerapan protokol kesehatan," ujarnya dalam Weekly Press Briefing secara virtual, Selasa (18/5/2021). 

Menurut dia, lonjakan pengunjung destinasi wisata lokal sudah diprediksi jauh hari sebelum libur Lebaran akibat adanya larangan mudik. Dari hasil pantauannya, penerapan protokol kesehatan berupa Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) di destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif ada 3 tahapan. Pertama, ada yang patuh secara ketat dan disiplin. Kedua, ada yang masih perlu perbaikan dan ketiga, ada yang belum menerapkan protokol kesehatan. 

"Dengan kewenangan yang telah dilimpahkan ke pemerintah daerah dan satgas Covid-19 maka desain kebijakan untuk memberikan keleluasaan untuk menutup maupun memberikan sanksi bagi pengelola destinasi wisata dan setra ekonomi kreatif dapat dilakukan," ungkapnya. 

Kemenparekraf juga menyoroti kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi lokal yang masih harus diperbaiki ke depannya terkait penerapan protokol kesehatan CHSE. 

"Kita akan evaluasi dan kita harapkan partisipasi dari pemda, pengelola sentra ekonomi kreatif, masyarakat, dan semua pemangku kepentingan. Harapannya dengan koordinasi dan evaluasi ini kita bisa tingkatkan protokol kesehatan pada kesempatan berikut karena kita harus menyiapkan diri pada situasi ke depan," tandasnya. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD