IDXChannel - Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat pengawasan distribusi Day Old Chick Final Stock (DOC FS) ayam ras petelur untuk memastikan peternak di luar perusahaan pembibit dan perusahaan terintegrasi memperoleh akses yang lebih luas terhadap bibit. Sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2024, paling sedikit 98 persen DOC FS didistribusikan kepada peternak eksternal, sementara penggunaan untuk kebutuhan internal dibatasi maksimal 2 persen.
Pengaturan distribusi tersebut menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga struktur usaha ayam ras petelur tetap berimbang. Ketersediaan DOC sebagai input utama budidaya dinilai harus dapat diakses peternak secara proporsional agar ruang usaha tidak terkonsentrasi pada perusahaan pembibit maupun perusahaan terintegrasi.
Kebijakan tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam rangkaian koordinasi perunggasan yang dilakukan Kementan pada Agustus 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman untuk memperkuat tata kelola perunggasan sekaligus melindungi keberlanjutan usaha peternak rakyat.
Sebelumnya, dalam Rapat Koordinasi Perunggasan Nasional di Balai Besar Veteriner Farma (Pusvetma), Surabaya, 11 Agustus 2026, Mentan Amran menegaskan pemerintah akan menjaga keseimbangan kepentingan antara peternak rakyat dan dunia usaha.
“Kami sayang pengusaha, kami sayang peternak kecil. Kami di tengah, bagaimana tumbuh bersama,” kata Amran dalm keterangan tertulis, Jumat (28/8/2026).