Di sisi lain, Kementan mendorong penguatan ruang usaha peternak rakyat dengan mengusulkan agar usaha budidaya ayam ras masuk dalam daftar negatif investasi. Langkah tersebut diarahkan untuk mengendalikan ekspansi usaha baru bermodal besar tanpa menutup ruang bagi investasi pada bagian lain dalam rantai industri perunggasan.
Penguatan distribusi DOC juga dilengkapi dengan upaya menjaga ketersediaan pakan, konsolidasi produksi dan pemasaran melalui asosiasi serta koperasi, hingga perluasan akses pasar. Kementan mendorong peternak rakyat tidak hanya kuat di pasar domestik, tetapi secara bertahap mampu mengambil bagian dalam peluang ekspor produk perunggasan.
Dengan distribusi minimal 98 persen DOC FS ayam ras petelur kepada peternak eksternal, penguatan pengawasan pergerakan DOC, serta pemutakhiran data produksi dan populasi, Kementan mendorong tata kelola perunggasan yang lebih berimbang dari hulu. Kebijakan tersebut diarahkan agar akses terhadap bibit tetap terbuka bagi peternak, produksi dapat dikendalikan sesuai kebutuhan, dan peternak rakyat memiliki ruang yang kuat untuk berkembang dalam industri perunggasan nasional.
(NIA DEVIYANA)