AALI
9675
ABBA
314
ABDA
6975
ABMM
1360
ACES
1260
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3450
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1410
AGRO
1320
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
68
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
735
AKSI
660
ALDO
1405
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
274
Market Watch
Last updated : 2022/01/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.18
0.2%
+0.99
IHSG
6645.51
0.52%
+34.35
LQ45
949.77
0.29%
+2.75
HSI
23550.08
-1.08%
-256.92
N225
26717.34
2.09%
+547.04
NYSE
0.00
-100%
-16236.51
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,364
Emas
829,485 / gram

Luhut Ungkap Alasan Indonesia Selalu Jalin Kerja Sama dengan China

ECONOMICS
Rina Anggraeni
Rabu, 24 November 2021 11:11 WIB
Luhut mengatakan, Indonesia tidak mudah dilamar oleh investor dalam menanamkan investasinya.
Luhut mengatakan, Indonesia tidak mudah dilamar oleh investor dalam menanamkan investasinya. (Foto: MNC Media)
Luhut mengatakan, Indonesia tidak mudah dilamar oleh investor dalam menanamkan investasinya. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan Indonesia menjadi negara yang cantik untuk menanamkan investasinya. Namun, Indonesia tidak mudah dilamar oleh investor dalam menanamkan investasinya.

Hal ini dikarenakan Indonesia masih mencari investor yang tepat. "Kita bisa mencari partner kita yang pas dengan kita. Hari ini Indonesia menjadi gadis cantik yang agak sombong tapi enggak bisa dilamar siapa saja kalau tidak sesuai dengan kriteria," kata Luhut dalam video virtual, Rabu (24/11/2021).

Luhut mengatakan, Indonesia selalu menjalin kerjasama dengan China karena negara tersebut paling cepat merespon permintaan pemerintah. China juga dinilai bisa memenuhi kriteria untuk yang diajukan jika ingin berinvestasi di Indonesia. Artinya, Indonesia tidak dikuasai China saat menjalin kerjasama.

"Kalau  kita kerjasama dengan Tiongkok. Karena Tiongkok yang paling cepat  merespon permintaan kita. Kita yang ngatur kriteria investasi, jadi  enggak ada deep yang  ditakutkan Indonesia dan kita lakukan bisnis  to bisnis. Semua kita yang lakukan pegawai Indonesia," katanya.

Dia menekankan Indonesia harus hebat dalam ekonomi. Salah satunya berkembang dengan menjadi hebat dan jangan menunggu satu sama lainnya.

"Tidak ada yang satupun negara maju mau melihat negara berkembang maju. Kalau mau hebat, kita harus  bikin diri kita hebat. Jangan membully diri kita," tandasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD