AALI
8050
ABBA
222
ABDA
0
ABMM
805
ACES
1340
ACST
222
ACST-R
0
ADES
1825
ADHI
865
ADMF
8100
ADMG
154
ADRO
1290
AGAR
404
AGII
1190
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
300
AHAP
65
AIMS
374
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3130
AKSI
476
ALDO
735
ALKA
234
ALMI
242
ALTO
374
Market Watch
Last updated : 2021/06/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
462.88
0.99%
+4.52
IHSG
6087.84
1.53%
+91.59
LQ45
868.47
1.11%
+9.54
HSI
28309.76
-0.63%
-179.24
N225
28884.13
3.12%
+873.20
NYSE
16411.98
1.66%
+268.03
Kurs
HKD/IDR 1,852
USD/IDR 14,400
Emas
823,703 / gram

Manfaatkan FTA, Wagub Optimis Neraca Ekspor Jatim Meningkat

ECONOMICS
Lukman Hakim/Sindo
Jum'at, 11 Juni 2021 21:05 WIB
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak optimis perdagangan ekspor Jatim mengalami peningkatan. 
MNC Media

IDXChannel - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak optimis perdagangan ekspor Jatim mengalami peningkatan. 

Hal itu tampak pada kontribusi Jatim pada perekonomian Indonesia. Dimana menurut data Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, per April 2021 neraca ekspor Indonesia mengalami surplus hingga USD71,7 miliar. Sepertiga dari nilai tersebut disokong dari Produk Domestik Bruto (PDB) Jatim. 

"Meski ada desas-desus penurunan ekspor Indonesia, neraca menjadi kembali seimbang karena di Jatim ekspor stabil di saat impor turun. Akhirnya terjadi trade balance," ungkap Emil, Jumat (11/6/2021).

Terkait peningkatan ekspor, Emil berharap, agar industri di Jatim menjadi lebih kompetitif dan berdaya saing internasional dengan memanfaatkan Free Trade Agreement (FTA) atau Perjanjian Perdagangan Bebas. 

FTA sendiri, jelas Wagub Emil, merupakan perjanjian pembentukan wilayah dagang bebas antara dua negara atau lebih. Dengan adanya FTA, proses perdagangan barang dan jasa yang melintasi negara-negara tersebut, tidak akan dikenakan hambatan tarif atau non-tarif. 

"Kami optimis, melalui FTA yang sedang diperjuangkan oleh Kemendag diharapkan mampu mengantarkan produk-produk Jatim bersaing di kancah internasional," ujarnya.

Mantan Bupati Trenggalek ini menambahkan, negara-negara yang tengah menjalankan perjanjian FTA dengan Indonesia di antaranya melibatkan negara-negara ASEAN, Jepang, Cina, Korea, India, Australia, dan Selandia Baru. 

Untuk itu, Emil terus mendorong agar industri di Jatim senantiasa memantau demand pasar dan menarget pasar-pasar internasional yang tepat sasaran. "Dalam mengembangkan ekspor perdagangan, kita harus selalu ingat untuk menyasar pasar-pasar yang tepat sasaran. Memberi supply produk yang sesuai dengan demand," tuturnya. 

Emil juga menyatakan siap untuk menjembatani industri-industri di Jatim. Diantaranya dengan terus melakukan sinergi bersama produsen lokal dan membangun konektivitas antar daerah di Jatim. 

"Tugas kami di pemprov menjadi jembatan dan sinergi antar kabupaten dan kota, baik dengan negara maupun mancanegara. Jatim menyumbang hampir seperempat industri di Indonesia. Mewadahi kesinambungan ini akan menjadi fokus yang sangat penting," tegasnya. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD