AALI
9725
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
800
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7700
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
176
ADRO
2960
AGAR
324
AGII
2100
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1070
AKSI
290
ALDO
860
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
214
Market Watch
Last updated : 2022/06/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.46
-0.84%
-4.57
IHSG
7016.06
-0.38%
-26.88
LQ45
1010.74
-0.81%
-8.25
HSI
22229.52
2.35%
+510.46
N225
26871.27
1.43%
+379.30
NYSE
14811.55
2.84%
+409.43
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,800
Emas
873,287 / gram

Masih Rp100 Ribuan per Kg, Harga Cabai di Sumut Diprediksi Normal di Agustus 2022

ECONOMICS
Wahyudi Aulia Siregar
Kamis, 23 Juni 2022 16:34 WIB
Harga cabai diprediksi akan kembali normal di Agustus 2022 mendatang. 
Masih Rp100 Ribuan per Kg, Harga Cabai di Sumut Diprediksi Normal di Agustus 2022 (Dok.MNC)
Masih Rp100 Ribuan per Kg, Harga Cabai di Sumut Diprediksi Normal di Agustus 2022 (Dok.MNC)

IDXChannel - Harga jual cabai di sejumlah daerah di Sumatera Utara masih bertahan tinggi. Bahkan di Medan, cabai yang biasanya diperdagangkan di harga Rp40 ribuan per kilogram, kini dijual antara Rp90 ribu-Rp100 ribu per kilogram. 

Kondisi ini sudah terjadi sejak sebulan terakhir. Harga cabai diprediksi akan kembali normal di Agustus 2022 mendatang. 

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut, Barita Sihite, mengatakan tingginya harga cabai disebabkan karena pasokan yang masih ketat. Saat ini sentra-sentra pertanian cabai belum memasuki masa panen, hingga mengurangi pasokan ke pasar. 

"Sentra produksi cabai merah di Sumut masih sedang dalam masa tanam baru. Sedangkan pasokan dari luar Sumut juga ketat akibat masa panen di daerah pemasok yang sudah berakhir," kata Barita, Kamis (23/6/2022).

Ia mengatakan, kebutuhan cabai merah di Sumut sebanyak 13.297 ton per bulan. Harga cabai merah yang terjadi di Juni tercatat paling tinggi sejak Januari.

“TPID Sumut terus melakukan berbagai upaya untuk menekan harga cabai merah itu,” katanya.

Petani cabai merah di Desa Beringin, Deliserdang, Sudirman, membenarkan jika saat ini mereka sedang memasuki masa tanaman baru. Produksi pun menurun dan baru akan kembali naik pada Agustus mendatang.

"Baru tanam kita, mungkin akhir Juli atau awal Agustus baru mulai panen. Di situ kemungkinan harga akan normal karena pasokan akan banyak," tukasnya.  

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD