AALI
10125
ABBA
232
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1470
ACST
272
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
1165
ADMF
0
ADMG
167
ADRO
1195
AGAR
410
AGII
1100
AGRO
900
AGRO-R
0
AGRS
595
AHAP
71
AIMS
480
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3220
AKSI
0
ALDO
890
ALKA
238
ALMI
240
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/05/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
28013.81
0%
0.00
N225
28608.59
0%
0.00
NYSE
16355.62
0%
0.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,195
Emas
838,803 / gram

Mendag dan Mentan Datangi KPK, Ada Apa?

ECONOMICS
Ariedwi Satrio/Okezone
Kamis, 22 April 2021 13:04 WIB
Undangan KPK tersebut merupakan rapat awal membahas kajian tata kelola impor komoditas hortikultura dan kajian tata kelola "buffer stock" penyediaan pangan.
Mendag dan Mentan datangi KPK. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Dua Menteri Kabinet Indonesia Maju tiba-tiba menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, pada hari ini. Keduanya yakni, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi dan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.

Kedatangan kedua menteri tersebut untuk memenuhi undangan lembaga antirasuah. Undangan KPK tersebut merupakan rapat awal (kick off meeting) untuk membahas kajian tata kelola impor komoditas hortikultura dan kajian tata kelola "buffer stock" dalam penyediaan pangan: studi kasus bulog.

"Melalui pertemuan tersebut, KPK meminta penjelasan, data, dan informasi yang dibutuhkan KPK untuk memulai kajian tersebut. Kedua kementerian ini memiliki kewenangan terkait importasi dan pengelolaan pangan di Indonesia, kata Plt Juru Bicara bidang pencegahan KPK, Ipi Maryati melalui pesan singkatnya, Kamis (22/4/2021).

Kedua menteri kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin tersebut langsung diterima oleh Ketua KPK Firli Bahuri didampingi Wakil Ketua Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, dan Nurul Ghufron serta Deputi Pencegahan dan Monitoring Pahala Nainggolan beserta jajaran pada Direktorat Monitoring. 

Sementara, dari dua kementerian, yaitu Mendag Muhammad Lutfi didampingi Irjen Didit Nurdiatmoko dan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Didi Sumedi. Dari Kementerian Pertanian hadir Mentan Syahrul Yasin Limpo didampingi Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto, Dirjen Perkebunan Kasdi Subagyono, dan Kepala Badan Karantina Ali Jamil.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan kewenangan KPK untuk melakukan pengkajian terhadap sistem pengelolaan administrasi di lembaga pemerintahan, dan memberikan saran jika sistem pengelolaan administrasi tersebut berpotensi menyebabkan tindak pidana korupsi," beber Ipi. 

"Yang merupakan pelaksanaan tugas KPK sesuai pasal 6 huruf c dan pasal 9 UU No 19 tahun 2019 tentang KPK bahwa KPK bertugas melakukan monitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara," imbuhnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD