AALI
12000
ABBA
184
ABDA
6250
ABMM
3050
ACES
980
ACST
157
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
685
ADMF
8075
ADMG
179
ADRO
3100
AGAR
330
AGII
1970
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
62
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
350
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20171.27
0.29%
+59.17
N225
26677.80
-0.26%
-70.34
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Menkeu Sri Mulyani Ingatkan Inklusi Keuangan Tak Hanya Untuk Korporasi Besar

ECONOMICS
Michelle Natalia
Jum'at, 13 Mei 2022 16:02 WIB
yang membutuhkan inklusi keuangan baik akses kepada institusi keuangan maupun layanan-layanan keuangan tidaklah hanya korporasi maupun bisnis besar.
Menkeu Sri Mulyani Ingatkan Inklusi Keuangan Tak Hanya Untuk Korporasi Besar (foto: MNC Media)
Menkeu Sri Mulyani Ingatkan Inklusi Keuangan Tak Hanya Untuk Korporasi Besar (foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, menegaskan pentingnya inklusi keuangan terhadap laju perekonomian dan transformasi digital di Indonesia. Karenanya, inklusi keuangan wajib dihadirkan untuk seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

"Yang sering terlupakan, bahwa yang membutuhkan inklusi keuangan baik akses kepada institusi keuangan maupun layanan-layanan keuangan tidaklah hanya korporasi maupun bisnis besar," tulis Sri, lewat akun resmi Instagramnya, @smindrawati, Kamis(12/5/2022).

Menurut Sri, masih banyak kelompok masyarakat di luar korporasi besar yang juga membutuhkan akses inklusi keuangan namun terkendala oleh sejumlah keterbatasan.

"Beberapa diantaranya adalah para kaum wanita, anak muda, dan juga UMKM yang belum terjangkau secara maksimal," ungkapnya.

Hal ini dia sampaikan pada saat menghadiri secara daring, rangkaian acara Presidensi G20 Indonesia, yaitu International Seminar on Digital Transformation For Financial Inclusion, yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia.

"Saya berharap kedepannya seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan apa yang dinamakan inklusi keuangan, tanpa terkecuali," pungkas Sri. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD