AALI
9950
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1515
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1675
ADHI
1065
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1185
AGAR
448
AGII
1190
AGRO
1005
AGRO-R
0
AGRS
320
AHAP
77
AIMS
284
AIMS-W
0
AISA
288
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
456
AKRA
3130
AKSI
800
ALDO
675
ALKA
238
ALMI
226
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/04/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
483.36
-0.1%
-0.50
IHSG
6086.26
0.11%
+6.76
LQ45
907.67
-0.08%
-0.77
HSI
28969.71
0.61%
+176.57
N225
29642.69
0.07%
+21.70
NYSE
16116.85
0.73%
+116.70
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,643
Emas
831,440 / gram

Nabung Rp21 M Uang Palsu di Bank, 2 Warga Bali Dibekuk

ECONOMICS
Lukman Hakim/Sindo
Senin, 08 Maret 2021 18:07 WIB
Dua warga Bali dibekuk polisi karena menabung uang palsu dalam pecahan dolar AS lewat bank. Tak tanggung-tanggung uang yang ditabung sebanyak USD1,5 juta.
Nabung Rp21 M Uang Palsu di Bank, 2 Warga Bali Dibekuk (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Dua warga Bali dibekuk polisi karena menabung uang palsu dalam pecahan dolar AS lewat bank. Tak tanggung-tanggung uang yang ditabung sebanyak USD1,5 juta atau setara Rp21 miliar.

Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap dua warga Bali yang diduga hendak menyelundupkan uang palsu (upal) ke Surabaya. Dua orang itu adalah IWW (42) warga Denpasar dan SMJ (56) warga asal Bangli. Dari tangan keduanya, polisi mengamankan upal USD1,5 juta. Upal itu terdiri dari pecahan USD100 sebanyak 15.000 lembar.
 
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian mengatakan, kedua tersangka ini datang ke Surabaya dengan maksud bertemu dengan saksi JF di Jalan Penghela Surabaya. Kemudian pada saat di rumah saksi tersebut tersangka IWW menyerahkan uang kertas dolar Amerika pecahan USD100 kepada Josep. Lalu, saksi ini melalui pegawai bank di cabang Perak yang mana uang tersebut hendak dimasukkan ke tabungan. “Mengingat jumlah uangnya cukup banyak, maka selanjutnya dilakukan pemeriksaan,” katanya di Mapolrestabes Surabaya, Senin (8/3/2021).
 
Dia menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan di bank, diketahui bahwa uang kertas Dolar Amerika Serikat tersebut di ketahui palsu. Pada uang itu, terdapat banyak perbedaan ciri keaslian uang kertas asing asli. 

Bedanya tidak presisi dan hasil Labfor, dolar ini adalah palsu tapi kualitasnya cukup baik.  Lalu petugas bank menghubungi petugas kepolisian karena uang dolar tersebut diduga palsu. 

“Kedua pelaku diamankan di Jalan Penghela No 50-52 Surabaya, pada tanggal 21 desember 2020 berikut uang kertas dolar diduga palsu sebanyak 15.000 lembar,” ujar Oki.
 
Sementara itu, pelaku IWW mengaku baru sekali membawa uang dollar palsu itu dan juga mengaku hanya bertugas mengirim saja.Dia membawa upal tersebut ke Surabaya dan berangkat dari Bali lewat jalur darat. 

“Kata pemilik, isinya bukan uang tapi surat dan barang berharga,” ujar IWW. Keduanya kini mendekam di rumah tahanan (rutan) Polrestabes Surabaya dan dijerat dengan Pasal 245 KUHP tentang peredaran uang palsu.  (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD