AALI
8750
ABBA
226
ABDA
6025
ABMM
4470
ACES
650
ACST
193
ACST-R
0
ADES
7150
ADHI
760
ADMF
8500
ADMG
167
ADRO
3910
AGAR
296
AGII
2400
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
104
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
143
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1700
AKRA
1375
AKSI
328
ALDO
680
ALKA
286
ALMI
396
ALTO
178
Market Watch
Last updated : 2022/09/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.62
-0.34%
-1.81
IHSG
7112.45
-0.21%
-15.05
LQ45
1015.98
-0.41%
-4.21
HSI
17860.31
0.03%
+5.17
N225
26571.87
0.53%
+140.32
NYSE
0.00
-100%
-13797.00
Kurs
HKD/IDR 1,925
USD/IDR 15,125
Emas
794,741 / gram

Naik 3,2 Persen, Dana Santunan dari Jasa Raharja Capai Rp2,41 Triliun

ECONOMICS
Azhfar Muhammad
Jum'at, 14 Januari 2022 13:25 WIB
PT Jasa Raharja (Persero) mencatat total santunan yang diserahkan sepanjang 2021 mencapai Rp2,41 triliun.
Naik 3,2 Persen, Dana Santunan dari Jasa Raharja Capai Rp2,41 Triliun. (Foto: MNC Media)
Naik 3,2 Persen, Dana Santunan dari Jasa Raharja Capai Rp2,41 Triliun. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Jasa Raharja (Persero) mencatat total santunan yang diserahkan sepanjang 2021 mencapai Rp2,41 triliun. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 3,2 persen dibandingkan tahun 2020.

Sementara, kecepatan penyerahan santunan meninggal dunia perseroan berhasil merealisasikan rata-rata kecepatan pemberian santunan secara nasional 1 hari 10 jam dan 15 menit, 24 detik, sejak berkas diserahkan. 

“Dari sisi kualitas pelayanan santunan, Jasa Raharja menyerahkan total santunan sebesar Rp2,41 triliun, mengalami kenaikan 3,2% dibandingkan tahun 2020," ujar Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan A Purwantono, dalam media gathering, Jumat (14/1/2022). 

Jasa Raharja sebagai BUMN penyelenggara program perlindungan dasar kecelakaan penumpang dan lalu lintas jalan, kata Rivan, terus berupaya mengoptimalkan peran dan fungsinya dalam memberikan perlindungan santunan korban kecelakaan lalu lintas melalui berbagai langkah transformasi digital dan inovasi.

Menurutnya, manajemen berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, melakukan inovasi transformasi digital, dan efisiensi. Ketiga langkah ini menjadi kunci bagi pertumbuhan perusahaan di saat pandemi maupun menjadi pondasi pertumbuhan yang berkelanjutan.

Manajemen juga menargetkan kinerja tahun 2022 dapat tumbuh berkelanjutan, setelah meletakkan pondasi fundamental perusahaan pada tahun 2021 lalu. Pada 2021, perseroan membukukan kinerja yang positif. Dimana, pertumbuhan laba bersih mencapai Rp1,64 triliun, meningkat 9,29% dari perolehan laba bersih tahun 2020. 

Rivan mengatakan, dengan perolehan laba tersebut, Jasa Raharja berhasil menyumbang 65% lebih terhadap Holding Perasuransian dan Penjaminan atau Indonesia Financial Group (IFG). 

Sementara, nilai aset perusahaan tumbuh 2,47% sepanjang tahun lalu, sementara itu nilai ekuitas (unaudited) tumbuh 2,28%. Rasio Risk Based Capital (RBC) perusahaan di atas 700%, jauh di atas ketentuan regulator sebesar 120%.

Pencatat kinerja tersebut didorong oleh langkah transformasi digital untuk meningkatkan pelayanan masyarakat hingga melakukan aplikasi JRKu dan Sistem Verifikasi Rawatan (Sivera). Integrasi sistem pelayanan santunan dengan IRSMS Korlantas Polri, Sistem Kependudukan dan Catatan Sipil Ditjen Dukcapil, BPJS Kesehatan, Rumah Sakit dan perbankan.

Selain mempercepat kualitas pelayanan, lanjut Rivan, Jasa Raharja sepanjang tahun lalu juga melakukan digitalisasi di sektor bisnis. Seperti, penerapan sistem DASI-JR, sistem keuangan ORACLE e-Business Suite untuk transaksi pendapatan, investasi, klaim dan lain-lain, kemudian sistem pelaporan manajemen risiko digital Sistem Informasi Manajemen Risiko (SIMR), tata kelola SDM melalui HRIS, MOVIS, tata persuratan digital SIAP-JR, dan PKBL Online.

"Kondisi ini tentunya tidak membuat kami berpuas diri saat ini kami sedang terus mengembangkan fitur fitur dalam aplikasi JRku yang diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam keselamatan transportasi," ungkap Rivan. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD