Menurut Senior Partner Vector Consulting Group P Senthilkumar, selama ini biaya tenaga kerja menjadi fokus utama dalam pembahasan daya saing industri. Padahal, riset menunjukkan peluang yang lebih besar justru berasal dari peningkatan kualitas eksekusi operasional.
Dia menjelaskan, produsen yang mampu menerapkan praktik operasional yang disiplin berpotensi meningkatkan efisiensi lini jahit (sewing-line efficiency) sebesar 20-30 persen, mencapai tingkat ketepatan pengiriman (On-Time In-Full/OTIF) hingga 90 persen, memangkas customer lead time sebesar 20-30 persen, meningkatkan laba operasional sekitar 20 persen, serta mengurangi modal kerja yang tertahan dalam persediaan sebesar 20-30 persen.
“Selama bertahun-tahun, biaya tenaga kerja mendominasi diskusi tentang daya saing. Namun, riset kami menunjukkan bahwa peluang yang lebih besar justru terletak pada peningkatan operational execution," katanya.
Sementara itu, Country Head Indonesia Vector Consulting Group Rajesh Inamdar mengatakan, riset disusun berdasarkan kondisi operasional yang dihadapi pelaku industri tekstil dan garmen di Indonesia setiap hari, mulai dari perencanaan produksi hingga proses pengiriman.