Selanjutnya, perkembangan ekspor non-migas Indonesia menurut sektornya. Pada kondisi Juni tahun 2026, total ekspor non-migas sebesar USD24,39 miliar. Jika dirinci menurut sektornya, yang pertama, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan berkontribusi sebesar USD0,49 miliar.
Kemudian sektor pertambangan dan lainnya, USD3,03 miliar USD dan juga sektor industri, pengolahan memberikan kontribusi tertinggi dengan nilai sebesar USD20,88 miliar.
Penurunan nilai ekspor non-migas utamanya terjadi pada sektor pertanian. Sektor pertanian secara year-on-year turun sebesar 11,36 persen dengan andil penurunannya sebesar 1,21 persen.
Penurunan pada sektor pertanian secara tahunan ini utamanya disebabkan oleh penurunan nilai ekspor pada beberapa komoditinya, yang pertama kopi, yang kedua buah-buahan tahunan, berikutnya tanaman obat, aromatik dan rempah-rempah, juga tanaman tahunan lainnya, serta penurunan pada cengkeh.
Sebaliknya untuk ekspor sektor pertambangan dan lainnya, serta juga sektor industri, pengolahan mengalami kenaikan secara tahunan, masing-masing naik sebesar 10,92 persen dan juga naik sebesar 9,86 persen.