AALI
10225
ABBA
474
ABDA
0
ABMM
1650
ACES
1405
ACST
262
ACST-R
0
ADES
2540
ADHI
1095
ADMF
7875
ADMG
240
ADRO
1765
AGAR
344
AGII
1530
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
214
AHAP
64
AIMS
505
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
900
AKRA
4650
AKSI
570
ALDO
755
ALKA
246
ALMI
240
ALTO
294
Market Watch
Last updated : 2021/10/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.30
0.5%
+2.54
IHSG
6656.94
0.47%
+31.24
LQ45
965.04
0.39%
+3.72
HSI
26038.27
-0.36%
-93.76
N225
29106.01
1.77%
+505.60
NYSE
17169.07
0.27%
+46.83
Kurs
HKD/IDR 1,818
USD/IDR 14,150
Emas
818,997 / gram

Obligor dari Perusahaan Bakrie Penuhi Panggilan Satgas BLBI, Ini Hasilnya!

ECONOMICS
Rina Anggraeni
Jum'at, 17 September 2021 19:34 WIB
Perusahaan milik Nirwan Dermawan Bakrie dan Indra Usmansyah Bakrie itu menunggak utang senilai Rp22.677.129.206.
Perusahaan milik Nirwan Dermawan Bakrie dan Indra Usmansyah Bakrie itu menunggak utang senilai Rp22.677.129.206. (Foto: Rina A)

IDXChannel - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan melaporkan ada enam obligor atau debitur Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang memenuhi panggilan Satgas BLBI.

Direktur Hukum dan Hubungan Masyarakat DJKN Kemenkeu Tri Wahyuningsih Retno Mulyani menyampaikan kehadiran enam obligor dan debitur ada itikad baik  untuk bertanggung jawab.

Salah satunya kehadiran, debitur atas nama PT Usaha Mediatronika Nusantara yang diwakili oleh Sri Hascaryo. Pasalnya  perusahaan itu dimiliki Nirwan Dermawan Bakrie dan Indra Usmansyah Bakrie. Sebagai informasi, kedua keturunan Bakrie itu  menunggak utang senilai Rp22.677.129.206.

"Kami memastikan mereka hadir. Tapi jelas mereka hadir ada kesepakatan minimal itikad baik menyelesaikan kewajibannya," kata Tri di Kantor DJKN, Jumat (17/9/2021).

Lanjutnya, mengenai kesepakatan yang diselesaikan mengenai utang BLBI masih diserahkan oleh tim penanganan BLBI."Komitmen itu prosesnya pada penanganan tim," tandasnya

Selain perwakilan dari Nirwan Bakrie dan Indra Bakrie, ada obligor atau debitur  Thee Ning Khong yang diwakili putranya. Satgas BLBI mencatat Thee Ning Khong masih berutang senilai Rp90,66 miliar.

Serta, The Kwen Le yang masih berutang Rp63,23 miliar kepada negara. lalu, perwakilan debitur atas nama PT Jakarta Kyoei Steel Works Ltd Tbk. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD