IDXChannel - Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) memproyeksikan produk domestik bruto (PDB) riil Indonesia tumbuh sebesar 4,7 persen pada 2026.
Menurut laporan OECD Economic Outlook yang dirilis pada Rabu (3/6/2026), angkanya diprediksi meningkat menjadi 5,0 persen pada 2027.
"Perekonomian memulai 2026 dengan pijakan yang kuat tetapi berpotensi kehilangan momentum," kata OECD dalam laporannya.
"PDB riil triwulanan tumbuh sebesar 5,6 persen year-on-year pada kuartal pertama 2026 di tengah permintaan domestik yang kuat, sementara ekspor neto menjadi penghambat," katanya.
Inflasi diproyeksikan naik menjadi 3,4 persen pada 2026, karena harga energi global yang tinggi secara perlahan akan memengaruhi harga domestik, meskipun saat ini harga bahan bakar bersubsidi dibekukan.