Menurut studi OECD, penutupan Selat Hormuz, ditambah dengan kerusakan infrastruktur energi di seluruh Teluk, telah menyebabkan harga energi melonjak, dan mendorong kenaikan biaya pupuk dan bahan baku industri utama lainnya.
Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan agresi militer terhadap Iran pada Februari. Teheran membalas dengan menyerang pangkalan AS di seantero kawasan, serta menutup Selat Hormuz dan menyerang sejumlah infrastruktur energi.
Meski sempat menyepakati gencatan senjata pada April, Selat Hormuz masih lumpuh dan pembicaraan lanjutan mengalami kebuntuan. (Wahyu Dwi Anggoro)