AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Omicron Terus Menghantui, Cimahi Minta Pergerakan Orang dari Luar Negeri Dibatasi

ECONOMICS
Adi Haryanto
Rabu, 19 Januari 2022 13:36 WIB
Masyarakat Cimahi harus tetap waspada dan terus disiplin Prokes, karena COVID-19 varian Omicron sudah ditemukan di beberapa daerah di Jawa Barat
Omicron Terus Menghantui, Cimahi Minta Pergerakan Orang dari Luar Negeri Dibatasi (FOTO:MNC Media)
Omicron Terus Menghantui, Cimahi Minta Pergerakan Orang dari Luar Negeri Dibatasi (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Plt Wali Kota Cimahi, Ngatiyana meminta masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan COVID-19 ketat. 

Pasalnya ancaman COVID-19 masih ada terutama varian Omicron yang saat ini temuan kasusnya terus meningkat di Indonesia. 

"Masyarakat Cimahi harus tetap waspada dan terus disiplin Prokes, karena COVID-19 varian Omicron sudah ditemukan di beberapa daerah di Jawa Barat. Salah satunya di Kabupaten Bandung," ucapnya, Rabu (19/1/2022). 

Saat ini, kasus COVID-19 di Cimahi sudah 0%. Itu jadi sinyalemen baik artinya tren kasus terus turun hingga tidak ada yang terkonfirmasi aktif. Namun di sisi lain ada kekhawatiran, euforia di masyarakat yang akhirnya abai terhadap prokes. 

Ngatiyana juga sudah mengintruksikan kepada aparat kewilayahan dari mulai camat, lurah, hingga tingkat RT maupun RW untuk melakukan upaya antisipatif. Sehingga risiko penyebaran COVID-19 varian Omicron dapat diminimalisasi. 

Termasuk juga meminta agar pergerakan orang dari luar kota harus diwaspadai. Apalagi jika ada tamu atau kerabat dari luar negeri yang datang, seperti TKI juga harua diperiksa oleh satgas tingkat RW. 

"Pihak kelurahan harus memantau TKI maupun tamu yang dari luar negeri. Itu demi antisipasi dan penanganan cepat ketika kemungkinan terburuk terjadi," kata dia.  

Lebih lanjut dikatakannya, sesuai arahan presiden supaya warga diminta untuk tidak bepergian ke luar negeri dalam satu dua bulan ke depan. Ini dikarenakan penyebaran Omicron di sejumlah negara seperti di Eropa cukup tinggi. 

"Golongan menengah atas yang ingin liburan ke luar negeri tahan dulu mendingan liburan di sini aja dengan tetap menerapkan prokes," pungkasnya. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD