AALI
12125
ABBA
186
ABDA
6250
ABMM
3010
ACES
985
ACST
160
ACST-R
0
ADES
5850
ADHI
685
ADMF
8050
ADMG
181
ADRO
3100
AGAR
330
AGII
1975
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
155
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
1015
AKSI
350
ALDO
895
ALKA
294
ALMI
290
ALTO
196
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.81
-0.45%
-2.46
IHSG
6876.66
-0.54%
-37.48
LQ45
1011.95
-0.39%
-3.98
HSI
20226.65
0.57%
+114.55
N225
26779.81
0.12%
+31.67
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
876,842 / gram

Omzet Turun, Pedagang Bandung Minta Pemerintah Longgarkan Aturan Perjalanan Internasional

ECONOMICS
Arif Budianto/Kontributor
Selasa, 25 Januari 2022 12:24 WIB
Rendahnya kunjungan wisatawan mancanegara membuat penjualan di Pasar Baru Bandung turun drastis. 
Omzet Turun, Pedagang Bandung Minta Pemerintah Longgarkan Aturan Perjalanan Internasional (Dok.MNC Media)
Omzet Turun, Pedagang Bandung Minta Pemerintah Longgarkan Aturan Perjalanan Internasional (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Himpunan Pedagang Pasar Baru Bandung (HP2B) meminta pemerintah memperlonggar aturan perjalanan internasional. Sebab dengan rendahnya kunjungan wisatawan mancanegara membuat penjualan di Pasar Baru Bandung turun drastis. 

Ketua HP2B Iwan Suhermawan mengatakan, informasi yang diperoleh, WHO telah meminta beberapa negara untuk memperlonggar pintu keluar masuk negara. 

"Saya yakin Indonesia ikuti imbauan WHO untuk memperlonggar keluar masuk antar negara. Apalagi ini kan standarnya internasional, jadi sudah berdasarkan pertimbangan matang," kata Iwan kepada MPI, Selasa (25/1/2022).

Menurut Iwan, sulitnya pintu keluar masuk antar negara sangat berdampak bagi pelaku usaha di Bandung. Imbas yang paling dirasakan dampaknya adalah pedagang Pasar Baru Bandung dimana penjualan masih sangat minim hingga saat ini. 

"Dari 37 pasar di Bandung, Pasar Baru  paling terdampak. Karena kami pasar internasional. Perdagangan produk kami sangat mengandalkan aktivitas mancanegara. Seperti kunjungan wisatawan, haji, dan umrah, " beber dia.  

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD