AALI
8350
ABBA
220
ABDA
6050
ABMM
4320
ACES
610
ACST
185
ACST-R
0
ADES
7150
ADHI
735
ADMF
8275
ADMG
168
ADRO
4140
AGAR
292
AGII
2230
AGRO
605
AGRO-R
0
AGRS
93
AHAP
105
AIMS
248
AIMS-W
0
AISA
193
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1380
AKSI
314
ALDO
665
ALKA
294
ALMI
384
ALTO
162
Market Watch
Last updated : 2022/10/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
531.31
-0.55%
-2.96
IHSG
7050.95
-0.36%
-25.68
LQ45
1005.14
-0.55%
-5.54
HSI
17849.79
-0.9%
-162.36
N225
27149.76
-0.59%
-161.54
NYSE
14087.38
-1.23%
-174.65
Kurs
HKD/IDR 1,933
USD/IDR 15,185
Emas
835,452 / gram

Pakai MyPertamina, BBM Subsidi Tak Bisa Lagi Dibeli Orang Kaya!

ECONOMICS
Ikhsan Permana SP/MPI
Rabu, 15 Juni 2022 01:01 WIB
Pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) sedang mengkaji kebijakan pembelian BBM subsidi nantinya hanya bisa dilakukan melalui aplikasi MyPertamina.
Pakai MyPertamina, BBM Subsidi Tak Bisa Lagi Dibeli Orang Kaya! (FOTO: MNC Media)
Pakai MyPertamina, BBM Subsidi Tak Bisa Lagi Dibeli Orang Kaya! (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) sedang mengkaji kebijakan pembelian BBM subsidi nantinya hanya bisa dilakukan melalui aplikasi MyPertamina. Masyarakat yang berhak membeli BBM subsidi dapat diketahui setelah melakukan scan barcode.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan aplikasi MyPertamina bukan suatu keharusan. Nantinya bagi orang yang berhak menerima BBM bersubsidi atau sesuai dengan kriteria, bisa juga mendaftarkan diri melalui website yang sedang disiapkan.

"Jadi saya mau meluruskan kan banyak orang bilang harus download aplikasi MyPertamina dulu untuk bayar, tidak seperti itu," tegasnya kepada MPI, Selasa (14/6/2022).

Ia melanjutkan, aplikasi MyPertamina hanya mempermudah saat seseorang akan melakukan pembelian, sebab ia hanya tinggal melakukan scan barcode untuk menunjukkan bahwa dia berhak menerima BBM bersubsidi.

"Kalau nanti dia sudah punya aplikasi MyPertamina itu tentu akan mempermudah pada saat misalkan yang bersangkutan itu paham, ya dia bisa nanti pas sampai ke SPBU bisa scan saja barcodenya dia, karena dia eligible atau dia berhak mendapatkan subsidi, nah tentunya di situ dia bisa membeli," lanjutnya.

Terkait pembayaran ia mengatakan bisa menggunakan berbagai metode, bisa melalui aplikasi, kartu debit maupun menggunakan uang tunai.

"Nah misalkan dia mau bayar juga pakai MyPertamina, ya bisa kalau dia punya MyPertamina ya, yang terkoneksi dengan Linkaja misalkan. Tapi kalau misalkan dia gak punya, saya mau bayar pakai kartu misalkan, saya mau bayar pakai cash itu juga memungkinkan, saat ini belum ada ketentuan bahwa harus menggunakan MyPertamina untuk pembayaran," jelasnya.

Irto menambahkan saat ini Pertamina masih menyiapkan infrastruktur sambil menunggu keputusan revisi Perpres 191/2014. Rencananya Pertamina akan melakukan uji coba dan sosialisasi apabila sudah ada keputusan dari pemerintah.

"Kalau infrastruktur nya sedang kita siapkan tapi nanti kita akan lakukan uji coba dulu, kita lakukan uji coba kalau memang sudah ditentukan memang menggunakan aplikasi MyPertamina atau web basenya, kita sedang siapkan jadi secara pararel masih  menunggu Perpres, revisi Perpres ya," ucapnya. (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD