AALI
9950
ABBA
408
ABDA
0
ABMM
1560
ACES
1260
ACST
240
ACST-R
0
ADES
2990
ADHI
1075
ADMF
7800
ADMG
202
ADRO
1935
AGAR
328
AGII
1475
AGRO
2230
AGRO-R
0
AGRS
186
AHAP
73
AIMS
432
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1080
AKRA
4330
AKSI
400
ALDO
860
ALKA
238
ALMI
248
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/12/09 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.28
0.9%
+4.55
IHSG
6643.93
0.61%
+40.13
LQ45
952.51
0.73%
+6.92
HSI
24254.86
1.08%
+257.99
N225
28725.47
-0.47%
-135.15
NYSE
0.00
-100%
-16853.57
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,345
Emas
823,818 / gram

Pantang Menyerah, WHO Terus Selidiki Asal Usul Pandemi Covid-19

ECONOMICS
Rizky Pradita Ananda
Jum'at, 15 Oktober 2021 18:52 WIB
Badan Kesehatan Dunia atau WHO sepertinya tak kenal lelah untuk menelusuri awal asal-usul terjadinya pandemi Covid-19.
Pantang Menyerah, WHO Terus Selidiki Asal Usul Pandemi Covid-19 (FOTO:MNC Media)
Pantang Menyerah, WHO Terus Selidiki Asal Usul Pandemi Covid-19 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Badan Kesehatan Dunia atau WHO sepertinya tak kenal lelah untuk menelusuri awal asal-usul terjadinya pandemi Covid-19

WHO sebelumnya diketahui sudah pernah mencoba  untuk menemukan asal-usul virus corona tetapi tidak menemukan jawaban yang jelas. Salah satu alasannya, disebutkan karena kurangnya kerja sama dari China

Tidak mau menyerah, mengutip Newser, Jumat (15/10/2021) pada Rabu 13 Oktober lalu sebagaimana dilapor Washington Post, WHO telah membentuk panel ilmuwan yang bersifat lebih formal yang diberi nama Scientific Advisory Group for the Origins of Novel Pathogens. 

Panel yang terdiri dari kurang lebih 26 orang ilmuwan tersebut, selain memutuskan kapan dan di mana manusia yang pertama kali terinfeksi virus. Direktur jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan grup panel ini juga ditugaskan untuk menyiapkan kerangka kerja untuk menangani pandemi di masa depan yang melibatkan patogen lain. 

 “Munculnya virus baru yang berpotensi memicu epidemi dan pandemi adalah fakta alam. dan meskipun SARS-CoV-2 adalah virus terbaru, itu tidak akan menjadi yang terakhir,” kata Dr. Tedros. 

Ke-26 ilmuwan yang dipilih dikatakan lebih lanjut,  berasal dari 26 negara, termasuk China dan Amerika Serikat. Pilihan tidak akan dikonfirmasi sampai setelah periode dua pekan komentar. Grup panel nantinya akan memberi saran kepada WHO dan melakukan misi penelitian, yang mana akan membutuhkan persetujuan dari negara tuan rumah. 

WHO menegaskan misi penyelidikan kali ini akan berbeda, walau beberapa ilmuwan yang ada di panel Scientific Advisory Group for the Origins of Novel Pathogens itu termasuk dalam kelompok misi sebelumnya yang gagal. 

Terkait misi penyelidikan teranyar dari WHO dengan dibentuknya grup panel formal terbaru. Sejauh ini, China sendiri diketahui belum berkomentar apa pun terkait pengumuman yang dikeluarkan WHO tersebut. 

  

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD