AALI
8825
ABBA
236
ABDA
6025
ABMM
4340
ACES
630
ACST
196
ACST-R
0
ADES
7500
ADHI
765
ADMF
8575
ADMG
169
ADRO
3900
AGAR
302
AGII
2360
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
101
AHAP
106
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
147
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1580
AKRA
1305
AKSI
322
ALDO
700
ALKA
290
ALMI
410
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.67
-1.15%
-6.24
IHSG
7093.87
-1.18%
-84.71
LQ45
1014.22
-1.11%
-11.41
HSI
17947.74
0.08%
+14.47
N225
26532.67
-2.29%
-621.16
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
792,736 / gram

Pasar Tradisional Bakal Sepi, Mendag Minta Pedagang Jualan dengan Trik Ini

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Kamis, 18 Agustus 2022 16:40 WIB
Mendag menuturkan penerapan digitalisasi terus menunjukkan peningkatan sehingga bukan mustahil pasar tradisional sepi pengunjung.
Mendag menyebut pasar tradisional lambat laun akan sepi. Foto: MNC Media
Mendag menyebut pasar tradisional lambat laun akan sepi. Foto: MNC Media

IDXChannel - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mendorong pedagang pasar juga menggunakan platform online untuk memperluas akses dagangnya. Mendag menuturkan penerapan digitalisasi terus menunjukkan peningkatan sehingga bukan mustahil pasar tradisional sepi pengunjung.

"Kalau pasar sudah berkembang di kota-kota besar, orang kadang malas ke pasar, nah gimana caranya tetap bertahan kalau enggak dengan pakai platform digital, nanti bisa rugi," kata Mendag saat mengunjungi Pasar Tomang, Jakarta Barat, Kamis (18/8/2022).

Dia mengemukakan jika para pedagang mampu menjual barang di dua tempat, yakni offline dan di platform online, maka omzet yang didapat akan jauh lebih banyak dibandingkan hanya berjualan di pasar saja. Dengan masuk ke pasar online juga bisa menjangkau konsumen lebih luas.

"Tidak bisa dipungkiri digital platform itu penting untuk mempertemukan penjual dan pembeli lebih mudah dan efisien. Jadi ayolah pedagang pasar masuk ke digital," ajak Zulhas.

Mendag menuturkan berdasarkan kunjungannya di Pasar Tomang, sudah banyak pedagang pasar yang masuk ke platform digital. Bahkan, para pedagang mengaku omzetnya melejit setelah gabung di toko online.

"Tadi ada Rizal (pedagang bumbu) yang mengaku omzetnya naik sampai Rp90 juta ketika masuk online lewat aplikasi Grab. Banyak untungnya dia," beber Zulhas. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD