Pada pertemuan terakhirnya, beberapa anggota dewan RBA mempertimbangkan perlunya pengetatan tambahan, dengan mengatakan bahwa inflasi di negara tersebut masih terlalu tinggi.
Baca Juga:
RBA memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Australia akan berada di bawah dua persen pada sisa tahun ini hingga 2028. (Wahyu Dwi Anggoro)