Menurut Badan Statistik, pertumbuhan secara keseluruhan terhambat oleh penurunan pengeluaran konsumsi akhir rumah tangga dan pemerintah, serta akumulasi inventaris bisnis yang lebih lambat.
Badan tersebut menyatakan bahwa secara per kapita, PDB meningkat sebesar 0,5 persen pada kuartal lalu setelah turun sebesar 0,5 persen pada kuartal sebelumnya. (Wahyu Dwi Anggoro)