AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Pekan Kedua Oktober 2021, Aliran Modal Asing Masuk Rp5 Triliun ke Pasar Keuangan

ECONOMICS
Kunthi Fahmar Sandy
Jum'at, 15 Oktober 2021 18:41 WIB
Nonresiden di pasar keuangan domestik beli neto Rp5,05 triliun terdiri dari beli neto di pasar SBN sebesar Rp1,78 triliun
Pekan Kedua Oktober 2021, Aliran Modal Asing Masuk Rp5 Triliun ke Pasar Keuangan (FOTO:MNC Media)
Pekan Kedua Oktober 2021, Aliran Modal Asing Masuk Rp5 Triliun ke Pasar Keuangan (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Mencermati kondisi perekonomian Indonesia khususnya sebagai dampak penyebaran Covid-19, Bank Indonesia menyampaikan perkembangan indikator stabilitas nilai Rupiah secara periodik. 

Kepala Grup Departemen Komunikasi Bank Indonesia Muhamad Nur mengatakan, pada akhir hari Kamis (15/10/2021) rupiah ditutup pada level (bid) Rp14.115 per dolar AS sedangkan Yield SBN (Surat Berharga Negara) 10 tahun turun ke level 6,29%. 

"Pada pagi hari ini (15/10/2021) rupiah dibuka pada level (bid) Rp14.070 per dolar AS denganYield SBN 10 tahun turun ke level 6,18%," ungkap Kepala Grup Departemen Komunikasi Bank Indonesia Muhamad Nur, Jumat (15/10/2021). 

Adapun aliran modal asing pada Minggu II Oktober 2021, premi CDS Indonesia 5 tahun naik ke level 90,44 bps per 14 Oktober 2021 dari 86,02 bps per 8 Oktober 2021. 

Sedangkan berdasarkan data transaksi 11-14 Oktober 2021, nonresiden di pasar keuangan domestik beli neto Rp5,05 triliun terdiri dari beli neto di pasar SBN sebesar Rp1,78 triliun dan beli neto di pasar saham sebesar Rp3,26 triliun. 

"Sementara berdasarkan data setelmen selama 2021 (ytd), nonresiden beli neto Rp0,80 triliun," ucapnya.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD