sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pemberdayaan Perempuan di Dunia Kewirausahaan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Economics editor Kunthi Fahmar Sandy
05/07/2026 10:45 WIB
Pemberdayaan perempuan dalam dunia kewirausahaan bukan lagi sekadar isu kesetaraan, melainkan kebutuhan strategis bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Pemberdayaan Perempuan di Dunia Kewirausahaan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional (FOTO: Dok Ist)
Pemberdayaan Perempuan di Dunia Kewirausahaan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional (FOTO: Dok Ist)

IDXChannel - Pemberdayaan perempuan dalam dunia kewirausahaan bukan lagi sekadar isu kesetaraan, melainkan kebutuhan strategis bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Hal tersebut diungkap Executive Board Member CFA Society Indonesia, Melisa Hendrawati, CFA sekaligus CFO PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) saat acara Indonesia Women in Finance (IWF) 2026 Annual Conference dikutip Minggu (5/7/2026).

"Tantangan kita hari ini bukan lagi membuktikan bahwa perempuan mampu. Tantangan sesungguhnya adalah memastikan mereka memiliki akses terhadap modal, teknologi, jaringan, mentor, dan kepercayaan diri untuk membangun bisnis yang berkelanjutan. Ketika lebih banyak perempuan berwirausaha, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh keluarga mereka, tetapi juga oleh perekonomian nasional," ujar Melisa.

Besarnya kontribusi perempuan dalam sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Menurut CFA (Director Investment & Finance Dapen Telkom) Siti Rakhmawati perempuan memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam memperoleh akses terhadap pembiayaan, jejaring, maupun peluang pengembangan usaha

Karena itu, dukungan dari seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mempercepat lahirnya lebih banyak women entrepreneurs di Indonesia.

Konferensi juga menjadi momentum perkenalan buku Career Jungle, karya Hany Gungoro, Melisa Hendrawati (CFA Society Indonesia), dan Steve Balaban (CFA Society Canada). Buku ini lahir dari kesadaran bahwa dunia kerja saat ini telah berubah secara fundamental. Jika dahulu perjalanan karier diibaratkan sebagai tangga yang harus dinaiki secara bertahap, kini karier lebih menyerupai sebuah jungle - dinamis, kompleks, penuh perubahan, sekaligus menawarkan peluang tanpa batas bagi mereka yang adaptif dan terus belajar. Konsep inilah yang kemudian diwujudkan dalam metafora The Career Jungle.

Melalui penyelenggaraan Indonesia Women in Finance Conference 2026, IWF berharap dapat terus membangun ekosistem yang mendorong kolaborasi, mentoring, dan jejaring profesional bagi perempuan Indonesia. 

"Harapannya, konferensi ini tidak hanya menjadi forum berbagi inspirasi, tetapi juga melahirkan lebih banyak perempuan yang berani membangun usaha, memimpin organisasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujarnya.

(kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement