Kemudian Kabupaten Ngada memperoleh 86,88 ton bantuan bencana dan 444,21 ton bantuan pangan reguler. Kabupaten Sikka mendapat 6,88 ton bantuan bencana dan 1,28 ribu ton bantuan pangan reguler.
Sementara itu, Kabupaten Nagekeo memperoleh alokasi terbesar untuk bantuan bencana, yakni 661,18 ton, ditambah 625,14 ton bantuan pangan reguler.
Terpisah, Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman memastikan proses penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana dilakukan secara cepat dan taktis sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, kebutuhan pangan masyarakat terdampak bencana, khususnya beras, dipastikan aman. Bahkan, pemerintah memastikan ketersediaan beras di wilayah terdampak mencukupi hingga satu tahun ke depan apabila diperlukan.
"Karena masalah beras yang paling penting. Perintah Bapak Presiden agar bergerak cepat, menyelesaikan masalah. Dan alhamdulillah, kami sudah cek langsung. Kami sudah hitung kekuatan kita di sini sampai 1 tahun aman bahkan lebih. Jadi insya Allah aman," kata Amran.
(Nur Ichsan Yuniarto)